Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL nelayan KM Sinar Lema 01, sudah tiga hari atau sejak 13 Maret 2024 hilang kontak di perairan Raja Ampat. Kapal yang mengangkut ikan seberat tujuh ton dan empat anak buah kapal (ABK) itu dilaporkan hilang di perairan Raja Ampat saat berlayar menuju pelabuhan Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Kepala Basarnas Kota Sorong, Amiruddin, dikonfirmasi dari Teminabuan, Sabtu, (16/3) mengatakan kapal tersebut mengalami hilang kontak sejak tanggal 13 Maret lalu.
“Hilang kontak kapal dengan gross tonage (GT) 25 itu diperoleh Basarnas melalui laporan yang diterima dari salah satu manajemen kapal bahwa ada terjadi,” kata Amiruddin.
Baca juga : Sempat Hilang, Kapal Wisata Turis Belanda di Labuan Bajo Akhirnya Ditemukan
Ia mengatakan setelah menerima laporan tersebut, pihaknya melakukan operasi pencarian kapal dengan menggunakan peralatan yang dimiliki untuk mencari tahu keberadaan kapal tersebut.
“Kapal itu seharusnya sudah tiba di Kota Sorong pada tanggal 14 Maret, namun belum tiba, sehingga tim melakukan pencarian menggunakan peralatan yang ada, namun belum ditemukan,” kata Amiruddin.
Ia mengatakan Basarnas akhirnya melakukan pencarian menggunakan kapal SAR Wisnu di perairan Raja Ampat.
Baca juga : Cegah Stunting, Pemkab Raja Ampat Gelar Pelatihan untuk Fasilitator dan TPK
“Sudah memasuki hari ketiga pencarian belum ada titik terang mengenai keberadaan kapal tersebut, Basarnas akan terus melakukan pencarian,” kata Amiruddin.
Berdasarkan peralatan yang dimiliki, KM SAR Wisnu tengah melakukan pencarian kapal tersebut di perairan Missol, Raja Ampat.
(Z-9)
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
ANGGOTA Komisi VII DPR RI Rico Sia mengatakan saat ini Papua Barat Daya sudah semakin menjadi daerah tujuan wisata yang diminati wisatawan domestik dan mancanegara.
PAKAR energi dari Universitas Islam Riau, Ira Herawati, mengatakan bahwa Izin Usaha Pertambangan (IUP) di kawasan Raja Ampat memang sudah lama terbit, bahkan sejak tahun 1970-an.
WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyoroti tidak ditemukannya dokumen Surat Keputusan (SK) pencabutan empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel di Raja Ampat.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan telah mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) nikel di Raja Ampat.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) didorong untuk segera merealisasikan pembangunan rumah di lahan hibah 6 hektar milik Masyarakat Adat Raja Ampat.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq hadir langsung di SMAN 1 Manokwari, Papua Barat, untuk menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Selasa (25/11).
Penemuan kasus baru Tuberkulosis (TBC) di daerah itu hingga Juli 2025 mencapai 550 kasus, bahkan ada pasien yang sudah menunjukkan resisten obat.
Festival ini menampilkan berbagai atraksi budaya seperti tarian tradisional, musik daerah, dan pameran kerajinan tangan, serta bazar Ekraft UMKM.
Masyarakat Papua Barat mendatangi kantor KPK dan Kejagung untuk melakukan klarifikasi dan memberikan informasi hasil investigasi terkait Gubernur Papua Barat Dominggus Madacan.
BENCANA tanah longsor dan banjir bandang Pegunungan Arfak, tepatnya di Kampung Jim, Distrik Catubouw, Papua Barat menelan belasan korban jiwa.
Jumlah keseluruhan korban dalam peristiwa itu sebanyak 24 orang, terdiri atas lima orang selamat, 16 korban meninggal dunia, sedangkan tiga korban lainnya belum berhasil ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved