Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah di Jawa Tengah (Jateng) di antaranya adalah Banjarnegara dan Banyumas dilanda angin kencang. Beberapa kecamatan terdampak angin kencang seperti pohoh tumbang menimpa rumah serta jalan. BMKG kembali mengingatkan ancaman cuaca ekstrem di Jateng.
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara menyebutkan sebuah pohon tumbang menimpa sepeda motor akibat diterpa angin kencang. Peristiwa yang terjadi di jalan penghubung antara Kecamatan Kalibening dan Pandanarum tersebut mengganggu arus lalu lintas. Angin kencang juga melanda Kecamatan Batur.
Sedangkan BPBD Banyumas melaporkan, ada 11 desa yang terdampak angin kencang. Desa-desa tersebut berada di Kecamatan Pekuncen, Ajibarang, Kedungbanteng, dan Rawalo.
Baca juga : BMKG: Waspadai Ancaman Angin Puting Beliung hingga Akhir Februari
Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Budi Nugroho mengatakan angin kencang yang terjadi di beberapa kecamatan tersebut pada umumnya adalah tumbangnya pohon yang menimpa rumah.
"Pada umumnya angin kencang menimpa rumah milik warga. Warga kerja bakti memotong pohon dan tumbang dan menyingkirkan puing-puing. Kami mengimbau kepada warga untuk waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih mengancam," ujarnya.
Terpisah, Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengatakan masih ada ancaman cuaca ekstrem. "Adanya aktivitas Monsun Asia berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jateng. Kemudian aktifnya gelombang atmmosfer Rossby Ekuator disebagian besar wilayah Indonesia termasuk di Jateng," jelasnya.
Baca juga : Potensi Cuaca Ekstrem masih Terjadi di Sejumlah Daerah di Jateng
Angin kencang juga berpotensi muncul karena angin bhibit siklon tropis 91S terpantau di Samudra Hindia sebelah barat daya Banten bergerak ke arah tenggara atau selatan Pulau Jawa. Daerah konvergensi dan belokan angin terpantau di sekitar Jateng dan labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di Jawa Tengah.
"Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa Hujan dengan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai petir dan kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Jateng hingga 14 Maret mendatang," jelasnya.
Selain potensi kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat , waspadai juga terhadap potensi angin kencang dalam kurun waktu beberapa hari kedepan terutama diwilayah pesisir baik pantura ataupun pesisir selatan Jateng. (Z-6)
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved