Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Tengah kian meluas dan meningkat dengan jumlah penderita mencapai 1.010 orang dan 34 diantaranya meninggal. Selain Jepara dan Kudus kasus serangan penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut juga meningkat di Blora, Grobogan dan Kendal dalam dua bulan terakhir.
Pemantauan Media Indonesia Minggu (3/2) pasien demam berdarah dengue (DBD) di seluruh rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Jepara dan Kudus terus meningkat. Bahkan di Jepara rumah sakit dan puskesmas telah penuh hingga pasien harus antre, sedangkan di Kudus jumlah kamar rawat inap juga mulai penuh oleh pasien baik dari dalam dan luar daerah.
Di Kabupaten Jepara berdasarkan catatan dinas kesehatan setempat telah mencapai 824 pasien yakni 689 pasien suspek dan 120 pasien positif DBD serta 15 orang diantaranya meninggal dunia, bahkan Pemerintah Kabupaten Jepara telah menetapkan darurat DBD karena kondisi yang semakin mengkhawatirkan.
Baca juga : Kasus DBD di Banyumas Merebak, 2 Meninggal Dunia
Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Eko Cahyo Supeno mengatakan setelah ditetapkan sebagai daerah darurat, berbagai upaya dan penanganan DBD ditingkatkan. Di seluruh rumah sakit dan puskesmas juga telah diminta untuk dilakukan penambahan ruang rawat inap.
Penyakit akibat serangan nyamuk aedes aegypti juga mewabah di Kabupaten Blora, rumah sakit di daerah ujung timur Jawa Tengah ini juga mulai terus dibanjiri pasien dengan sebagian besar adalah anak-anak.
"Di sini ada 120 pasien DBD dan sebanyak sembilan orang diantaranya meninggal," kata Bupati Blora Arief Rohman.
Baca juga : Dinas Kesehatan Klaten Laporkan 39 Kasus DBD, Dua Meninggal
Meningkatnya jumlah pasien DBD, lanjut Arief Rohman, menjadi perhatian serius pemerintah daerah ini, sehingga telah memerintahkan kepada dinas kesehatan serta instansi terkait untuk segera mengatasi dengan mempercepat penyembuhan pasien serta melakukan upaya pemberantasan nyamuk eedes aegypti.
Selain itu kasus DBD juga semakin meningkat di Kabupaten Grobogan, sejak awal tahun ini telah mencapai 91 kasus, sedangkan di Kabupaten Kendal tercatat ada 69 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinkes Jawa Tengah Irma Makiah mengungkapkan terjadi tren peningkatan kasus DBD pada 35 kabupaten/kota di provinsi ini, hal itu bersamaan dengan datangnya musim penghujan, bahkan berdasarkan data pada bulan Januari meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 404 kasus.
Baca juga : Waspada Gejala DBD, Agar Kondisi tidak Menjadi Berat
Kemudian pada Februari kasus DBD di daerah di Jawa Tengah ini, lanjut Irma Makiah, meningkat lebih besar lagi hingga mencapai 1.010 penderita dengan pasien meninggal capai 34 orang sebagian besar adalah anak-anak. "Jumlah pasien DBD meninggal yang terus meningkat perlu mendapat perhatian serius," imbuhnya.
Dinas Kesehatan Jawa Tengah meminta perhatian serius seluruh daerah dan kepada warga dihimbau untuk ikut bersama melakukan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta menjaga kebersihan lingkungan terutama tempat menimbulkan genangan air yang berpotensi menjadi pusat perkembangan nyamuk aedes aegypti.
Sementara itu, perkembangan Wolbachia di dua kecamatan di Kota Semarang, demikian Irma Makiah, telah berjalan baik diharapkan akan mampu mencegah serangan DBD di daerah ini serta diharapkan juga dilakukan di daerah lain yang rawan terhadap perkembangan nyamuk pembawa virus DBD ini.
(Z-9)
SERANGAN nyamuk di sejumlah lokasi pengungsian pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang menjadi perhatian serius. Kemenkes memastikan kondisi tersebut Kejadian Luar Biasa (KLB).
Terdapat 160 kasus DBD pada Oktober 2025, 161 kasus pada November dan meningkat menjadi 163 kasus DBD pada Desember 2025 di Jakarta Barat.
Kasus super flu dan demam berdarah dengue (DBD) selama musim hujan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kasus DBD pada Januari 2026 yakni dua kasus dari wilayah kerja Puskesmas Selatpanjang, satu kasus dari Puskesmas Alai dan Puskesmas Kedabu Rapat.
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
ECDC mencatat lebih dari 5 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) secara global sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved