Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Petugas gabungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, mengevakuasi sarang tawon di Kelurahan Kedungjaya, Kamis (22/2) malam. Sebelumnya, seorang warga berusia 50 tahun tewas tersengat tawon yang berasal dari sarang tersebut.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kota Bogor Ade Nugraha mengatakan petugas gabungan diterjunkan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk mengevakuasi sarang tawon yang berada di atap rumah warga.
"Lama penanganan kurang lebih 20 menit. Posisinya memang sangat sulit dijangkau. Itu berada di atas ketinggian kurang lebih sekitar 10 meter," ujar Ade di Bogor, Jawa Barat,Kamis.
Baca juga : Dua Korban Longsor Muarasari Bogor Meninggal Dunia
Terlebih, kata Ade, ukuran sarang tawon dengan jenis Vespa affinis itu cukup besar. Diperkirakan, sarang tawon itu sudah berkembang selama bertahun-tahun karena jumlah koloninya diperkirakan sudah mencapai ribuan.
"Telurnya juga sangat banyak. Kalau tidak ditangani segera, itu akan sangat cepat bertambah jumlahnya," tuturnya.
Ia juga meminta warga di sekitar lokasi kejadian untuk mematikan lampunya selama proses evakuasi berlangsung, karena tawon merupakan serangga yang sensitif terhadap cahaya.
Baca juga : Sukabumi Minta PVMBG Kaji Retakan Tanah akibat Gempa di Kota Bogor
"Dikhawatirkan kalau misalkan tawonnya ada keluar dari sarang itu, akan langsung menuju rumah warga yang ada cahaya," ucapnya.
Ade mengimbau warga agar lebih berhati-hati menangani sarang tawon. Masyarakat diminta menghubungi pemadam kebakaran jika ingin melakukan pemindahan.
"Sebaiknya menghubungi pihak pemadam kebakaran dan tidak ditangani sendiri supaya tidak jatuh korban lagi," katanya.
Sehari sebelumnya, pada Rabu (21/2) Seorang warga di RT 1/RW 6, Kelurahan Kedungjaya, Kota Bogor, Jawa Barat, berinisial UD meninggal dunia akibat disengat tawon. Korban disengat tawon pada Rabu siang dan meninggal dunia pada malam harinya.
Penelitian ini berawal dari kearifan lokal masyarakat Jawa yang telah lama memanfaatkan sarang tawon angkut-angkut untuk menyembuhkan luka, terutama pada bekas khitan.
BPBD Sidoarjo sebelumnya melaporkan ada dua warga Sidoarjo tewas, akibat tersengat tawon vespa sepekan terakhir ini.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memusnahkan sarang tawon Vespa affinis. Tawon beracun tersebut sempat menyerang warga.
Tak hanya menewaskan balita, satu orang juga harus dirawat di rumah sakit akibat disengat tawon tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok melakukan evakuasi terhadap sejumlah sarang tawon di sebuah pohon
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
IBIS Styles Bogor Pajajaran resmi meraih sertifikasi Green Key, pengakuan internasional bagi hotel yang menerapkan praktik operasional berkelanjutan dan bertanggung jawab.
ARUS lalu lintas kendaraan dari Cianjur ke arah Puncak akan ditutup mulai pukul 18.00 WIB, Rabu (31/12). Pemberlakuannya untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan pada malam tahun baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved