Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BALITA berusia tiga tahun lima bulan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tewas disengat tawon vespa. Tak hanya menewaskan balita, satu orang juga harus dirawat di rumah sakit akibat disengat tawon tersebut.
Balita yang tewas disengat tawon vespa diketahui bernama Diva Elsahada Putri 3,5 tahun warga asal Dusun Ngemplak Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Jombang. Balita tersebut meninggal dunia setelah sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Jombang.
Sejumlah tetangga dan keluarga nampak masih berduka sepeninggal balita tersebut. Mereka tidak menyangka jika korban meninggal, akibat diserang tawon vespa saat diajak sang ibu melewati jalan kebun bambu sekitar desa.
Baca juga : Petugas Damkar Kota Depok Evakuasi Sarang Tawon Sebesar Helm
Tak hanya menewaskan Diva, tawon vespa juga melukai sang ibu korban yakni Sumilah, 37 tahun dan Sukarti 50 tahun, nenek korban. Bahkan, hingga saat ini sang ibu masih harus menjalani perawatan di RSUD Jombang karena kesehatannya belum stabil.
Baca juga : Ilmuwan Buktikan Kecerdasan Lebah
Kapolsek Kesamben, AKP Achmad mengatakan, satu keluarga tersebut di serang tawon vespa saat hendak menuju rumah tetangga dengan cara mengambil jalan pintas di sekitar kebun bambu.
“Saat melintas ketiganya langsung diserang tawon vespa secara membabi buta meski sempat melarikan diri,” ujar Achmad.
Karena para korban berteriak minta tolong, warga kemudian berbondong bondong menyelamatkan para korban. Karena mengalami luka sengatan cukup parah para korban kemudian dibawa ke RSUD Jombang dan keesokan harinya, balita tersebut dinyatakan meninggal dunia akibat kesehatannya mengalami penurunan drastis. (Z-8)
Ibu dan balita tersebut lalu dibawa ke dalam untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus meninggalnya balita bernama Raya di Sukabumi, Jawa Barat, yang tubuhnya dipenuhi cacing.
Meski dikatakan ada kepedulian, namun tak cukup, sangat telat, karena R sudah meninggal.
OCHA mencatat 11.877 balita di Gaza mengalami gizi buruk akut.
Fosil di Gran Dolina ungkap balita Homo antecessor dipenggal dan dimakan 850.000 tahun lalu, bukti kanibalisme tertua di Eropa.
Aksi kekerasan yang dilakukan di rumah pelaku, dan direkam sendiri menggunakan ponsel, lalu disebarkan sebagai bentuk intimidasi kepada istrinya yang tengah menggugat cerai.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved