Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, akan meningkatkan dan mengintensifkan pengawasan harga bahan pokok menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Pemprov Bengkulu, akan meningkatkan dan mengintensifkan pengawasan harga bahan pokok menjelang Ramadan sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, Yenita Syaiful di Bengkulu, mengatakan, Pemprov akan melakukan peningkatan dan intensifikasi pengawasan harga bahan pokok mulai dari tingkat distributor jelang bulan Ramadan.
Baca juga : Beras SPHP Bulog di Bengkulu Langka Sejak Sepekan Terakhir
"Intensifikasi pengawasan harga bahan pokok merupakan bagian dari strategi Pemprov untuk mencegah kenaikan harga yang tidak wajar dan menjaga daya beli masyarakat jelang Ramadan," katanya.
Untuk melakukan pengawasan, lanjut dia, Pemprov juga akan melibatkan tim satgas pangan untuk memantau pergerakan harga dan mengambil tindakan preventif jika ditemukan gejolak harga yang signifikan.
Untuk itu, Disperindag akan bekerja sama dengan pihak terkait seperti Bulog untuk melakukan pengawasan dan intervensi yang diperlukan guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Baca juga : Warga Antre Beras Murah di Kota Tegal Ricuh
Selain itu, operasi pasar dan pasar murah akan menjadi bagian dari upaya untuk mengantisipasi potensi terjadinya inflasi dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
"Upaya ini sebagai langkah proaktif harus diambil menyusul keprihatinan atas potensi kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi menjelang bulan Ramadan," imbuhnya.
Menjelang Ramadan, kata dia, Pemprov siap untuk bertindak cepat dan tegas dalam mengatasi gejolak harga yang dapat merugikan masyarakat.
Baca juga : Beras Bulog Langka di Pasar Bengkulu sejak sebelum Pemilu
Selain itu, Disperindag juga akan mengintensifkan komunikasi dengan para pedagang dan distributor untuk memastikan bahwa kebijakan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah tetap dijalankan dengan baik.
Pedagang juga akan diedukasi tentang pentingnya menjaga harga yang wajar dan tidak menimbun stok demi keuntungan pribadi.
Disperindag mengajak semua pihak terkait, termasuk pedagang dan distributor, untuk bekerja sama dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. (Z-4)
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved