Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN petani di kawasan Kabupaten Pidie, Aceh, kali ini melakukan panen padi lebih awal. Keputusan itu harus mereka lakukan karena gangguan hama wereng cokelat terus menyerang lahan sawah di kawasan setempat.
Harapannya tanaman padi yang belum terkena serangan itu tidak sampai gagal panen. Apalagi dalam sebulan terakhir populasi hama kecil berjalan miring itu sudah menyebar ke sekitar 9 Kecamatan di kabupaten pesisir selat Malaka itu.
Ironisnya pihak Dinas Pertanian Pidie mengklaim banyak lokasi sawah yang terkena serangan itu telah dilakukan panahan atau penyemprotan. Tapi serangan hama wereng itu masih terus terjadi.
Baca juga : Petani Aceh Resah, Serangan Hama Wereng Cokelat di Pidie Meluas
Sejak tiga hari terakhir, di Kecamatan Delima dan Kecamatan Peukan Baro misalnya, sebagian petani berebut memanen lebih awal walau tanaman padi mereka belum sempurna menguning. Itu harus dilakukan karena di sekitar lahan sawah mereka sudah tergerogoti hama wereng cokelat.
"Kali ini harus memotong lebih dulu untuk mencegah tidak menjalar hama wereng. Apa lagi banyak yang sudah terkena serangan" kata Muslim, petani di Kecamatan Delima, Selasa (20/2).
Dikatakan Muslim, hama wereng itu merupakan ancaman paling menakutkan bagi petani. Pasalnya binatang bersabar terbang itu menyerang bagian batang bawah, sehingga merusak pertumbuhan tanaman dan menggagalkan biji yang sedang bergulir.
Baca juga : Kolaborasi Petani dan Swasta di Banyuasin Tuai Sukses
"Yang sudah menguning mendekati masa panen saja bisa merusak, apalagi sedang bergulir" tutur Muslim.
Amatan Media Indonesia di Kemukiman Reubee, Kecamatan Delima, dalam sepekan terakhir misalnya. Ada satu petak sawah yang luasnya sekitar 1.600 meter (satu Naleh ukuran lokal), akibat serangan hama wereng itu, kini setengahnya hancur dan gosong.
Untuk mencegah agar tidak meluas lagi atau jangan sampai menghabiskan satu petak, petani terpaksa memanen lebih awal. Tujuannya paling kurang cukup untuk biaya ongkos kerja.
Baca juga : Hama Ulat Penggerek Batang Serang Lahan Sawah di Aceh
"Kalau kondisi sawah terkena serangan hama penyakit, tentu petani yang disalahkan dengan alasan perlakuan tidak sesuai anjuran. Tapi saat ikhtiar kami menghasilkan produksi gabah melebihi target, itu pasti ada klaim pernyataan keberhasilan pihak dinas tertentu. Padahal ketika kondisi serangan hama penyakit seperti sekarang, tidak ada respon berarti dari pemerintah setempat" tutur Mawardi, tokoh petani di Kecamatan Delima. (Z-5)
PETANI kakao di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, tidak lagi bersemangat pergi ke kebun. Sejak dua bulan terakhir, harga biji kakao turun.
Ini bukan sekadar imbauan tetapi motivasi bagi seluruh jajaraan, dan pihaknya pun ikut membantu mencari bibit unggul.
Ini merupakan tugu raksasa berbentuk biji melinjo (eneuk Mulieng) gerbang memasuki Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Masa tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh diperpanjang mulai Senin (9/12) hingga Minggu (22/12) Desember 2024 (14 hari ke depan).
SEBANYAK 11 lokasi TPS rawan banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh di pindah ke tempat lain yang lebih aman.
Di Kecamatan Delima, banjir akibat hujan deras dan luapan Sungai Krueng Teuku Chik Di Reubee dan Sungai Krueng Baro itu merendam puluhan desa.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved