Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK membantu para penyintas bencana banjir di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak, Jawa Tengah, BSI Maslahat menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta. Bantuan yang diberikan berupa makanan, air minum, hingga alat-alat kebersihan rumah tangga.
Bantuan yang diberikan disalurkan dalam tiga tahap. Tahap pertama bantuan disalurkan ke posko BPBD Demak oleh BSI Maslahat dan BSI KC Kudus Sultan Fattah. Penyaluran kedua, bantuan disalurkan melalui posko PC NU Demak oleh BSI Maslahat dan BSI KCP Demak. Penyaluran ketiga, bantuan disalurkan kembali ke posko BPBD Demak oleh BSI Maslahat dan BSI KC Kudus Ahmad Yani 1. Selain menyalurkan bantuan, Tim BSI Maslahat juga melakukan inspeksi pengecekan tanggul jebol bersama KaBid BPBD Jawa Tengah.
Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi yang dihadapi warga yang menjadi korban banjir di Demak. "Semoga BSI dan BSI Maslahat semakin maju sehingga kami bisa terus mengulurkan bantuan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan," dalam keterangannya, Selasa (20/2)
Baca juga : Tanggul Sungai Jebol, Banjir di Demak Meluas
Dian Pratiwi, nasabah Prioritas BSI KC A Yani 1 Demak yang juga merupakan warga terdampak banjir mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BSI Maslahat dan BSI atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih kepada BSI Masalahat atas bantuan yang diberikan pada warga terdampak banjir. Baik dari bantuan evakuasi hingga bantuan logistik. Bantuan tersebut sangat berarti bagi kami selama berada di tempat pengungsian," kata Dian.
Sekira 11.400 orang harus diungsikan akibat banjir di Kabupaten Demak dan Kudus Ada 35 desa di tujuh kecamatan yang terdampak banjir. Kondisi paling parah berada di Kecamatan Karanganyar, Demak dengan ketinggian air nyaris mencapai atap rumah warga atau sekitar 6 meter. (RO/R-2)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menyatakan enam kecamatan di wilayah itu diterjang banjir bandang, Rabu (4/3).
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved