Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG pencoblosan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024, seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Garut tidak boleh ada yang diam di rumah usai mencoblos dan mereka harus melakukan monitoring ke seluruh wilayah, khusus tempat pemungutan suara (TPS).
Penjabat (Pj) Bupati Garut Barnas Adjidin mengatakan, di hari pencoblosan pemilihan umum (Pemilu) 2024 agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak boleh ada yang diam di rumah usai mencoblos dan mereka harus melakukan monitoring seluruh wilayah tempat pemungutan suara (TPS). Para aparatur sipil negara (ASN) harus turun ke lapangan hingga desa dan melaporkan setiap perkembangan yang terjadi.
“Jadi besok saya tidak mau ada petugas kami yang diam di rumah dan semua kepala Dinas, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus menyebar ke kecamatan dan sampai desa. Para ASN di lapangan harus melaporkan perkembangan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, termasuk hasilnya (pemilihan)," katanya, Selasa (13/2).
Baca juga : Setelah Viral, 14 Satpol PP Garut Diperiksa Bawaslu karena Memihak Prabowo-Gibran
Barnas mengakan, para ASN yang turun ke lapangan harus melaporkan perkembangan dan mereka harus mengantisipasi hal yang tak diinginkan selama proses pemilihan. Namun, untuk proses koordinasi ASN di lapangan bisa dilakukan bersama TNI, Polri dan pengawas tapi kalau ada kecurangan aparat penegak hukum akan menyelesaikan terhadap situasi tersebut.
"Jika ada kecurangan aparat penegak hukum akan menyelesaikannya, tapi berkaitan dengan surat suara rusak dan berlebih harus dilakukan di setiap KPU. Akan tetapi, di Kabupaten Garut tercatat 5.975 lembar dimusnahkan dengan cara dibakar karena kondisinya rusak hingga berlebih dan pemusnahan bagian dari proses transparansi demi kelancaran Pemilu," ujarnya
Menurutnya, proses pemusnahan surat suara yang dilakukan merupakan bagian dari proses transparansi demi kelancaran Pemilu hingga penandatangan berita acara dilakukan antara KPU, Bawaslu, kepolisian, kejaksaan, yang memiliki kewenangan untuk mengawal suara dari tempat ke tempat (pemilihan). Namun, semua surat suara sudah terdistribusi ke TPS tersebar di 42 kecamatan.
Baca juga : Garut akan Membentuk Tim Pemantau Netralitas ASN
"Kita melakukan antisipasi terhadap hal yang tidak diinginkan yaitu cuaca dan untuk TPS di Garut mayoritas menggunakan bangunan tertutup, mulai sekolah, aula, maupun rumah masyarakat. Akan tetapi, kita juga selama ini sudah menyiapkan rumah sakit standby 24 jam, puskesmas lalu kemudian ambulans siap termasuk obat bagi panitia, kalau mereka sakit," paparnya. (AD/Z-7)
Setelah terkumpul selama satu bulan, telur didistribusikan ke setiap posyandu untuk diberikan kepada anak-anak.
Adapun pembersihan dilakukan secara manual yaitu menggunakan cangkul, skrup, dan diangkut dengan gerobak sorong.
APARATUR Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cimahi tetap diwajibkan masuk kerja seperti biasa pada Jumat, 2 Januari 2026, meski disebut sebagai 'hari kejepit nasional'.
Materi Latsar menjadi kompas dalam melakukan pelayanan dan pengabdian kepada Pemerintah Kota Sorong dan masyarakat.
METODE kerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) bagi ASN, baik PNS maupun PPPK dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap ekonomi.
Menpan-Rebiro Rini Widyantini mengatakan aparatur sipil negara (ASN) mencangkup PNS maupun PPPK dapat bekerja dari mana saja atau work from anywhere saat libur Natal dan tahun baru 2025/2026.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Jalan penghubung itu ambles sepanjang 50 meter
JEMBATAN gantung Cimanisan, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk akibat luapan dan derasnya air Sungai Cikaengan.
Secara komulatif sejak 2004 hingga 2025 tercatat ada 1.806 kasus dengan angka kematian 470 meninggal dunia.
"Kasus DBD yang terjadi pada awal bulan Januari hingga September 2025 selama ini mengalami peningkatan, karena masyarakat masih abai membersihkan lingkungan sekitar."
Gempa Garut tersebut terjadi sekitar pukul 15:24 WIB yang berlokasi di 140 kilometer barat daya dari Kabupaten Garut, atau tepatnya ada di kedalaman 13 kilometer laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved