Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah kembali menelan korban. Tiga bocah ditemukan tewas tenggelam setelah terseret banjir di area persawahan di Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Kamis (8/2) petang.
Tiga anak yang tewas tersebut yakni Topan Arya Mandala, Dinar Prima Cahaya dan Bima. Ketiganya merupakan warga Desa Penawangan, Grobogan.
Pemantauan Media Indonesia Kamis (8/2) petang banjir yang melanda Kabupaten Grobogan hingga kini belum ada tanda-tanda surut.
Baca juga : Banjir Grobogan, Jalur Kereta Api Sudah Bisa Dilintasi
Penemuan korban tewas diduga akibat terseret banjir tersebut, cukup menghebohkan warga setempat dan mengundang perhatian pemerintah kecamatan dan daerah.
"Ketiga anak tersebut langsung dilarikan ke klinik dan kemudian dibawa ke RSUD Purwodadi tapi sudah tewas," ucap Kasmin, 30, seorang warga setempat.
Camat Penawangan Yunus Suryawan mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga korban awalnya diketahui bermain dengan teman-teman lainnya di area persawahan Dusun Mangunrejo, Desa Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan saat banjir melanda desa itu.
Baca juga : Belum Ada Panen, Harga Beras di Pantura Terus Bergerak Naik
Namun beberapa jam kemudian, lanjut Yunus Suryawan, warga mendapati ketiganya tenggelam di area sawah yang berkedalaman dua meter. Setelah mengetahui kejadian tersebut, warga bersama petugas segera melakukan evakuasi dan ketiganya dilarikan ke klinik kemudian dirujuk ke rumah sakit. Namun jiwa tiga anak tersebut tidak tertolong.
Dengan adanya tiga korban tewas ini, banjir di Grobogan telah menelan empat korban jiwa. Sebelumnya satu orang jug ditemukan tewas di area persawahan di Kecamatan Gubug.
(Z-9)
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Total delapan santriwati terseret arus Sungai Lusi saat hendak mencari kerang setelah mengunjungi rumah ustaz di bantaran sungai.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Proses evakuasi berlangsung cepat serta terkoordinasi dengan baik.
Bencana hidrometeorologi kembali terjadi di Kabupaten Tabanan. Sebuah rumah warga di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, dilaporkan ambruk setelah dihantam air bah.
SEORANG siswa kelas II SMP dilaporkan tenggelam setelah terseret arus deras di Tiwu Pai Waterfall, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
SEORANG WNA asal Prancis, Alena Andreeva Oparina (32) ditemukan meninggal setelah terseret arus di pantai Kelingking, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (15/10).
DUA penumpang terjebak di dalam mobil yang terseret arus kali yang meluap di Jalan Balikpapan Perumahan Bukit Cengkeh 1 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan celana berwarna oranye terang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved