Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Aceh menangkap seorang aparatur sipil negara (ASN) dan anaknya karena terlibat dalam perdagangan satwa dilindungi. Kedua pelaku berinisial KDI (48) dan MHB (24) ditangkap di Desa Tualang, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, pada Jumat, 19 Januari 2024.
Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Winardy, mengatakan kasus tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAE) yang dilakukan dengan cara menyimpan, memiliki dan memperniagakan satwa yang dilindungi tersebut berawal dari penyelidikan yang dilakukan Tim Unit 2 Subdit IV Tipidter.
"KDI merupakan aparatur sipil negara (ASN) di salah satu kantor camat di Aceh Timur, sedangkan MHB adalah anak kandung dari KDI," kata Winardy, Senin, 22 Januari 2023.
Baca juga: BKSDA Bengkulu Gagalkan Pengiriman Ilegal 787 Ekor Satwa Liar Burung
Kemudian, Winardy menerangkan, penyidik mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa para pelaku akan melakukan transaksi atau menjualbelikan satwa yang dilindungi berupa kulit, tubuh atau bagian-bagian dari harimau sumatera yang dalam keadaan mati, sehingga petugas melakukan penangkapan.
"Satwa yang dilindungi yang diperniagakan berupa kulit, tulang belulang, dan tengkorak harimau sumatera," ujarnya.
Winardy mengungkapkan, peran dan modus tindak pidana tersebut, di mana KDI sebagai pemilik dan MHB sebagai supir yang ikut membantu membawa barang bukti. Semua barang bukti tersebut ditemukan dalam mobil. Mereka dalam modusnya menunggu penawar dengan harga tertinggi dari jaringan yang ada.
Baca juga: Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango Lepasliarkan Seekor Elang Jawa Betina
"Modusnya, pelaku ini menunggu penawar dengan harga yang lebih tinggi melalui jaringan. Barangnya ditampung di Medan. Dan itu masih kami profiling kmi profiling. Ini akan kita kejar dari hilir ke hulu, mulai penyedia sampai pemesannya," ungkapnya.
Adapun barang bukti yang disita dari pengungkapan tersebut berupa satu lembar kulit harimau sumatera utuh (panthera tigris sumatrae), tulang belulang dan tengkorak, dan satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam tanpa STNK.
"Kedua pelaku akan disangkakan pasal 21 ayat (2) huruf b dan d Jo pasal 40 ayat (2) Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo pasal 55 ayat (1) ke-I KUHPidana, dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta," jelasnya.
(Z-9)
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BBKSDA Riau telah memasang dua unit kamera trap guna mengidentifikasi hewan liar.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kondisi harimau yang sempat viral bahwa ada isu pakan harimau diambil oleh petugas di Ragunan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklarifikasi kabar beredar yang menyebut harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan yang viral di media sosial adalah miliknya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas kebutuhan pakan harimau peliharaannya yang saat ini dititipkan di Ragunan.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun memastikan satwa tersebut tetap mendapatkan pakan yang cukup dan berada dalam pengawasan.
Jika harimau dan macan tutul muncul di kebun, jalan raya, bahkan hotel, itu pertanda mereka terpaksa keluar dari hutan untuk bertahan hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved