Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Arus Balik Jalur Nasional Banda Aceh-Medan Mulai Padat, Pemudik Sepeda Motor Pilih Berangkat Dini Hari

Amiruddin Abdullah Reubee
24/3/2026 22:38
Arus Balik Jalur Nasional Banda Aceh-Medan Mulai Padat, Pemudik Sepeda Motor Pilih Berangkat Dini Hari
Pemudik melintasi kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh.(Dok. MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

ARUS balik Lebaran 2026 di jalur Nasional Banda Aceh-Medan pada Selasa (24/3) mulai menunjukkan kepadatan signifikan. Sebagian besar didominasi oleh mahasiswa dan perantau yang ingin kembali ke Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh, untuk memulai rutinitas pasca-libur Lebaran.

Mereka adalah para pemudik yang sebelumnya melakukan tradisi Woe U Gampoeng (pulang kampung) ke berbagai kabupaten/kota di wilayah pantai timur, pantai utara Selat Malaka, hingga dataran tinggi tengah dan tenggara Aceh. Selain warga lokal, terpantau pula kendaraan dari luar provinsi seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, hingga Pulau Jawa.

Menyiasati Cuaca Panas Aceh

Berdasarkan amatan Media Indonesia melalui data BMKG, suhu udara di kawasan Provinsi Aceh pada Selasa, 24 Maret 2026, berkisar antara 25-33°C. Namun, di sepanjang koridor utama jalur Nasional Banda Aceh-Medan, suhu rata-rata di lapangan seringkali menembus angka di atas 30°C pada siang hari.

Kondisi inilah yang membuat pemudik sepeda motor lebih memilih berangkat pada dini hari atau pagi hari. Strategi ini dilakukan untuk menghindari sengatan terik matahari yang ekstrem sekaligus menjaga kondisi fisik agar tidak cepat lelah.

"Saya harus berangkat pagi-pagi selagi matahari belum panas. Kalaupun dalam perjalanan suhu udara meninggi, masih banyak waktu berhenti untuk menghilangkan penat," ujar Ghina Zuhaira, mahasiswa kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) asal Pidie yang harus segera kembali bertugas sebagai Koas di RSU Zainoel Abidin.

Kondisi Jalur Tol Sibanceh dan Arteri

Profesor Teuku Muttaqin Mansur, Dosen Hukum USK yang sedang menempuh perjalanan balik dari Pidie Jaya, menyampaikan bahwa arus lalu lintas mulai padat sejak Selasa siang. Menariknya, jalur Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) juga mulai dipadati kendaraan roda empat.

"Di pintu tol Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar mulai padat, tapi belum sampai merayap," tutur pria kelahiran Meureudu tersebut. Dengan beralihnya bus dan truk ke jalur tol, para pengguna sepeda motor di jalur nasional kini merasa lebih aman dan leluasa.

Rekomendasi Titik Istirahat (Rest Area)

Untuk menjaga keselamatan, para pemudik disarankan beristirahat sejenak jika merasa lelah. Berikut adalah daftar lokasi favorit untuk beristirahat di jalur Banda Aceh-Medan:

Wilayah Lokasi Istirahat / Masjid
Kabupaten Pidie Masjid Baitul Huda Blang Malu, Masjid Bereunuen, SPBU Pulo Pisang
Pidie Jaya SPBU Ulee Glee, Masjid Taqarrub Trienggadeng
Aceh Besar Tahura Pocut Meurah Intan, SPBU Saree, Masjid Indrapuri

Bagi pengguna kendaraan pribadi roda empat, sangat disarankan menggunakan jalur tol Sibanceh untuk menghindari titik-titik kepadatan di pasar Saree dan Indrapuri, sehingga perjalanan menjadi lebih efisien dan nyaman. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya