Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA pemindahan 137 pengungsi Rohingya di gedung Balai Meuseraya Aceh atau BMA ke gedung PMI Aceh mendapatkan penolakan dari warga setempat. Warga keberatan para pengungsi bermukim di gedung PMI Aceh lantaran berpotensi menimbulkan konflik dan merugikan masyarakat setempat.
Penolakan itu muncul setelah sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, keuchik (kepala desa), serta Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Darul Imarah dan Peukan Bada melakukan rapat koordinasi di Gedung PMI Aceh pada Rabu (3/1) kemarin.
Dari hasil rapat tersebut warga setempat memutuskan menolak penempatan pengungsi Rohingya di gedung PMI Aceh, dan meminta pemerintah untuk mencari solusi lain yang tepat.
Baca juga: Sosiolog: Posisi Pemerintah Tak Jelas dalam Tangani Masalah Pengungsi Rohingya
Penolakan tersebut dilakukan karena keberadaan gedung PMI Aceh bersinggungan langsung dengan pemukiman masyarakat, sehingga dikhawatirkan akan terjadi konflik antara masyarakat dengan pengungsi.
Sebelumnya, wacana pemindahan para pengungsi etnis Rohingya di Aceh ke gedung PMI Aceh disampaikan oleh Menkopolhukam Mahfud MD.
Baca juga: Ulama Aceh Minta Presiden Jokowi Selesaikan Masalah Rohingya
Penyataan itu muncul usai ratusan mahasiswa di Aceh menggelar aksi penolakan terhadap pengungsi Rohingya yang berada di basement gedung Balai Meuseuraya Aceh. (Z-10)
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
SEORANG warga negara asing asal Rohingya, kelompok etnis Indo Arya asal wilayah Rakhine (Arakan) di Myanmar, kedapatan membuat paspor baru menggunakan identitas WNI.
Bangladesh saat ini menampung lebih dari 1,3 juta pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, yang melarikan diri akibat penindasan militer Myanmar pada 2017.
Kelurahan Palas dianggap sebagai lokasi yang paling sesuai berdasarkan berbagai pertimbangan.
BANYAK peristiwa yang terjadi di Aceh sepanjang 2024. Mulai dari gelombang kedatangan pengungsi Rohingya, karut marut pergelaran PON XXI 2024, hingga peringatan 20 tahun tsunami Aceh.
BANGLADESH menegaskan tidak akan mengizinkan lebih banyak anggota komunitas Rohingya memasuki negara tersebut.
GELOMBANG kedatangan etnis Rohingya ke Tanah Air tak kunjung berhenti. Sebanyak 152 pengungsi Rohingya kembali masuk melalui Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved