Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan bakal mengguyur mayoritas kota-kota besar di Indonesia pada Rabu (27/12).
Seperti dilansir dari Antara, BMKG memprakirakan hujan bakal mengguyur sejumlah lokasi seperti Bandar Lampung, Serang, Bandung, Semarang, Banjarmasin, Palangkaraya, Makassar, Kendari, dan Ambon dengan intensitas ringan.
Sementara sejumlah daerah seperti Padang, Yogyakarta, dan Pangkal Pinang diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Hujan lebat juga diprediksi bakal terjadi di Medan dengan suhu udara berkisar 29-31 derajat celsius. Adapun sejumlah wilayah seperti Tanjung Pinang, Pontianak, Surabaya, Mataram, dan Kupang diprakirakan bakal diguyur hujan dengan disertai petir.
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kepulauan Riau
Meski demikian, terdapat pula sejumlah daerah yang diprakirakan diliputi cuaca berawan seperti Banda Aceh, Bengkulu, Jambi, Pekanbaru, Palembang, Denpasar, Mamuju, Manado, Manokwari, dan Jayapura.
Sementara cuaca cerah berawan diprakirakan bakal meliputi sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta, Gorontalo, Samarinda, Tarakan, dan Ternate.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengingatkan Provinsi Jawa Barat masih berpotensi hujan dalam sepekan ke depan.
Baca juga: 7 Tips Liburan Sehat di Musim Hujan
"Potensi cuaca wilayah Jawa Barat dalam sepekan ke depan masih berpotensi hujan sedang hingga lebat terutama pada siang hingga malam hari yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," katanya.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di daerah dengan topografi curam/bergunung/tebing, atau rawan longsor, dan banjir agar tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.
Pihaknya juga meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui saluran informasi BMKG di akun media sosial @infoBMKG, aplikasi Info BMKG, serta laman bmkg.go.id. (Z-6)
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved