Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN Petani Tebu Bersatu (Petebu) melakukan aksi gotong-royong bersihkan jalan dan irigasi di Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar), Rabu (20/12).
Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengadaan bazar sembako murah.
Koordinator Wilayah Petebu Jabar, Mohamad Ridwan menjelaskan, untuk aksi gotong royong bersih-bersih saluran irigasi, dilakukan guna mencegah banjir dan memperlancar aliran air yang akan mengairi sawah.
Baca juga : Musim Hujan, Pohon Bertumbangan Merusak Rumah di Ciamis
"Kepedulian kita terhadap sampah itu sangat masih kurang, banyak buang sampah sembarangan. Buang sampah di sungai. Nah kita ini membersihkan sampah-sampah di sungai, saluran airnya dibersihkan, supaya nanti pas musim hujannya sudah mulai intens, tidak terjadi banjir," jelas Ridwan.
Baca juga : Sambangi Ciamis dan Kuningan, Caleg Nasdem Teh Farah Siap Dampingi UMKM
Untuk aksi pemeriksaan kesehatan gratis, Petebu menggandeng tenaga kesehatan dari puskesmas terdekat. Kegiatan ini dilakukan agar warga yang tidak sempat pergi ke pelayanan kesehatan, bisa tetap mendapat pemeriksaan dan mengetahui kondisi kesehatan mereka.
"Untuk pemeriksaan kesehatan, kita menggandeng puskesmas terdekat. Jadi masyarakat lebih aware, minimal mereka tahu kondisi kesehatan mereka seperti apa," jelasnya.
Sementara lewat bazar sembako murah, Petebu berharap bisa menjadi solusi atas keresahan warga prasejahtera di Desa Sindangkasih yang kesulitan membeli kebutuhan pangan imbas harga sembako yang kian melambung.
"Paket sembako ini kita tujukan pada masyarakat prasejahtera. Karena kan kita lihat sembako terus naik. Jadi kita dorong pada saudara-saudara kita untuk bisa beli tebus murah di bazar kita," kata Ridwan.
Ridwan menyebut, pada bazar sembako murah tersebut, warga bisa mendapat berbagai bahan-bahan pokok dengan potongan harga hingga 60 persen. Satu paket sembako mereka bisa beli dengan hanya harga Rp15 ribu.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Sindangkasih, Tutus Rahayu menilai, aksi sosial yang dilakukan Petebu sangat tepat sasaran dan terasa nyata manfaatnya oleh warga di wilayahnya.
"Karena ini ditujukan untuk masyarakat di bawah, pasti terasa manfaatnya. Dan ini langsung disampaikan, tidak ada kendala apapun dalam proses pendistribusiannya," apresiasinya.
Terlebih pada bantuan sembako murah, Tutus menyebut, harga bahan-bahan pokok di wilayahnya memang tengah mengalami kenaikan harga menjelang akhir tahun. Sehingga bantuan dari relawan dinilainya sangat bermanfaat.
"Di sini harga sembako menjelang akhir tahun sedang melambung ya. Ada kenaikan yang signifikan. Deng tebus murah sembako ini sangat membantu khususnya untuk masyarakat prasejahtera di Desa Sindangkasih, untuk mendapat sembako dengan harga yang terjangkau," paparnya.
Dia berharap relawan Petebu bisa kembali menggelar kegiatan serupa di desanya.
"Harapan kami untuk relawan Petebu, tetap semangat, tetap menjalankan hal-hal baik, kalau bisa sering-sering ke wilayah kami di sini," harap Tutus. (Z-8)
TAWA anak-anak perlahan terdengar di sebuah sudut Kecamatan Kuta Blang, Bireuen. Di tengah rumah-rumah yang masih menyisakan jejak bencana. Penyuluh agama Islam adakan trauma healing
Relawan PNM kembali menyalurkan bantuan dan menguatkan korban banjir dan longsor di Aceh, terutama nasabah Mekaar yang masih berjuang memulihkan usaha.
Kemenhut melanjutkan pembersihan tumpukan kayu dan material limbah bencana di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan sejumlah titik terdampak di Sumatra Utara
BANJIR bandang yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh masih menyisakan derita panjang bagi para penyintas.
Agenda ini bertujuan mengukur sejauh mana kesiapan dan profesionalisme relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan.
Kemenkes melepas ratusan relawan dokter dan tenaga kesehatan bantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Truk boks ekspedisi warna orange datang dari arah Kota Banjar menuju Ciamis. Truk tiba-tiba menabrak jembatan ketika melewati jalan menurun
Pergerakan tanah akan makin meluas karena pergeseran tanah setiap harinya mencapai 1-3 sentimeter.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah harus diwaspadai bersama dan masyarakat tetap selalu meningkatkan kesiapsiagaan hingga kewaspadaan.
. Beberapa bencana langsung ditangani oleh petugas BPBD yang melakukan assesmen serta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
Siswa kelas II, V dan VI itu mengalami gejala mual, muntah dan sakit perut usia mengonsumsi bubur kacang hijau, roti keju, dan puding.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved