Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengajak warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah untuk menjaga keharmonisan meski berbeda pilihan dalam Pemilu 2024.
Menurut dia, berbeda pilihan bukanlah masalah, karena yang terpenting adalah warga bisa tetap rukun supaya Pemilu 2024 berjalan dengan baik.
"Dijaga semuanya; keharmonisan dengan teman-temannya, dengan keluarga," kata Kaesang di acara silaturahim dengan para relawan dan warga di Menara Doyong Waduk Penjalin, Mungguhan, Winduaji, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (20/12).
Baca juga: Jusuf Kalla Resmi Dukung Anies-Muhaimin di Pemilu 2024
Setibanya di Brebes, Rabu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, Kaesang langsung disambut ratusan warga yang telah berkumpul. Ia itemani istrinya, Erina Gudono.
"Perkenalkan, saya Kaesang. Saya bukan Gibran loh, Bu, bukan kembaran, bukan kembaran. Mas Gibran adalah kakak saya yang paling tua, yang kebetulan beliau sekarang menjadi cawapresnya Pak Prabowo, dan kalau saya adalah ketua umum Partai Solidaritas Indonesia," kata Kaesang.
Baca juga: Anies: Menteri punya Konflik Kepentingan Harus Lengser
Dalam kesempatan itu, Kaesang meminta masyarakat yang memiliki hak pilih datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan hak suara pada Pemilu 2024.
"Saya minta Bapak dan Ibu, semuanya, nanti datang ke TPS di 14 Februari 2024 njih," kata Kaesang.
Acara silaturahim Kaesang ke Brebes merupakan bagian dari rangkaian safari politik sejak Sabtu (16/12) hingga Rabu, guna menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menarik dukungan mereka bagi PSI. (Ant/P-3)
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved