Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) dan Srikandi Taspen melaksanakan aksi menanam 1.000 pohon trembesi dan cemara di Civic Center, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (12/12). Program Bakti Srikandi Taspen Selamatkan Bumi tersebut merupakan implementasi Enviromental Social Governance (ESG) perusahaan untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik serta sebagai langkah merespons isu pemanasan global dan perubahan iklim yang mengakibatkan kemarau panjang di Indonesia.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi aktif Taspen bersama Srikandi Taspen dan Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menciptakan lingkungan yang baik bagi masyarakat. Kami memahami pentingnya lingkungan sehat untuk menciptakan kesejahteraan yang utuh. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan hidup dengan kualitas udara yang lebih sehat, sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat," ujar Direktur Keuangan Taspen Rena Latsmi Puri dalam keterangan tertulis, Kamis (14/12).
Baca juga: Suku Baineo, Penjaga Terumbu Karang Pesisir Selatan Pulau Timor
Seluruh jenis pohon yang ditanam pada kegiatan ini melalui proses penyesuaian dengan lokasi dan kondisi tanah maupun letak geografis lokasi penanaman. Karenanya, tanaman dipastikan dapat secara berkelanjutan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. Diharapkan penanaman 1.000 pohon ini dapat berkontribusi positif terhadap kondisi alam Kupang dan sekitarnya yang saat ini mengalami kekeringan karena rendahnya curah hujan, sehingga membuat petani kesulitan menanam.
Bupati Kupang Korinus Masneno mengapresiasi Taspen dan Srikandi Taspen atas penanaman pohon di Kupang, NTT. Kegiatan penanaman ini merupakan salah satu upaya yang diharapkan dapat menjadi langkah kita bersama menjaga kelestarian di Kabupaten Kupang. Kegiatan Taspen ini juga menjadi motivasi bagi pemda dan masyarakat Kabupaten Kupang untuk menjaga kelestarian, kesuburan tanah, dan menjaga curah hujan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kupang.
Baca juga: Sudah Akhir Tahun, Realisasi Perbaikan Jalan Pandai-Demondei Baru 26,7%
Penanaman pohon kali ini merupakan penutup kegiatan serupa yang dilaksanakan Taspen sepanjang 2023. Secara total, Taspen melakukan penanaman lebih dari 3.000 bibit pohon mangrove, trembesi, dan cemara di enam wilayah Kantor Cabang Taspen, antara lain wilayah Cirebon, Bekasi, Denpasar, Pangkal Pinang, Aceh, dan Kupang. Dengan berkolaborasi aktif bersama pemerintah daerah dan instansi kota/kabupaten terkait, Taspen berkomitmen turut melestarikan lingkungan hidup ke lebih banyak wilayah di seluruh Indonesia. (Z-2)
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved