Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) dan Srikandi Taspen melaksanakan aksi menanam 1.000 pohon trembesi dan cemara di Civic Center, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (12/12). Program Bakti Srikandi Taspen Selamatkan Bumi tersebut merupakan implementasi Enviromental Social Governance (ESG) perusahaan untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik serta sebagai langkah merespons isu pemanasan global dan perubahan iklim yang mengakibatkan kemarau panjang di Indonesia.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi aktif Taspen bersama Srikandi Taspen dan Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menciptakan lingkungan yang baik bagi masyarakat. Kami memahami pentingnya lingkungan sehat untuk menciptakan kesejahteraan yang utuh. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan hidup dengan kualitas udara yang lebih sehat, sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat," ujar Direktur Keuangan Taspen Rena Latsmi Puri dalam keterangan tertulis, Kamis (14/12).
Baca juga: Suku Baineo, Penjaga Terumbu Karang Pesisir Selatan Pulau Timor
Seluruh jenis pohon yang ditanam pada kegiatan ini melalui proses penyesuaian dengan lokasi dan kondisi tanah maupun letak geografis lokasi penanaman. Karenanya, tanaman dipastikan dapat secara berkelanjutan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. Diharapkan penanaman 1.000 pohon ini dapat berkontribusi positif terhadap kondisi alam Kupang dan sekitarnya yang saat ini mengalami kekeringan karena rendahnya curah hujan, sehingga membuat petani kesulitan menanam.
Bupati Kupang Korinus Masneno mengapresiasi Taspen dan Srikandi Taspen atas penanaman pohon di Kupang, NTT. Kegiatan penanaman ini merupakan salah satu upaya yang diharapkan dapat menjadi langkah kita bersama menjaga kelestarian di Kabupaten Kupang. Kegiatan Taspen ini juga menjadi motivasi bagi pemda dan masyarakat Kabupaten Kupang untuk menjaga kelestarian, kesuburan tanah, dan menjaga curah hujan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kupang.
Baca juga: Sudah Akhir Tahun, Realisasi Perbaikan Jalan Pandai-Demondei Baru 26,7%
Penanaman pohon kali ini merupakan penutup kegiatan serupa yang dilaksanakan Taspen sepanjang 2023. Secara total, Taspen melakukan penanaman lebih dari 3.000 bibit pohon mangrove, trembesi, dan cemara di enam wilayah Kantor Cabang Taspen, antara lain wilayah Cirebon, Bekasi, Denpasar, Pangkal Pinang, Aceh, dan Kupang. Dengan berkolaborasi aktif bersama pemerintah daerah dan instansi kota/kabupaten terkait, Taspen berkomitmen turut melestarikan lingkungan hidup ke lebih banyak wilayah di seluruh Indonesia. (Z-2)
PUNCAK arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3)
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Jenis kombong lajar kini dijual Rp50.000 per 11 ekor. Sementara ikan belang kuning yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 ekor, kini naik menjadi Rp50.000 ekor.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
PRAKIRAAN cuaca Kupang hari ini 24 Maret 2024 dilanda cuaca buruk. Oleh karena itu, aktivitas transportasi laut di wilayah Kupang terganggu di sejumlah perairan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
SEBUAH bangunan sekolah dasar (SD) di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), roboh.
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved