Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meluncurkan Balai Ternak Baznas di Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat. Balai Ternak merupakan salah satu program Baznas dalam rangka pengentasan kemiskinan di wilayah pedesaan, yang menyasar peternak mustahik sebagai penerima manfaatnya. Komoditas ternak yang dibudidayakan yaitu domba, kambing, sapi, dan ayam broiler.
Peluncuran Balai Ternak Kabupaten Sijunjung dilakukan di UPT Nagari Padang Tarok, Kecamatan Kamal Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, pada Selasa (12/12). Acara dihadiri Direktur Penguatan, Pendistribusian, dan Pendayagunaan Baznas RI Agus Siswanto, Bupati Sijunjung Benny Dwifa, perwakilan Baznas Sumbar, perwakilan Baznas Sijunjung, dan jajaran terkait.
Agus Siswanto dalam sambutannya mengatakan, program Balai Ternak ini merupakan salah satu program produktif yang diluncurkan BAZNAS, yang ditujukan mendorong kemandirian ekonomi peternak mustahik. Pada program ini, jelasnya, Baznas tak hanya memberikaan bantuan modal, namun juga pendampingan dan pelatihan secara berkala agar menjamin kualitas ternak yang dihasilkan.
"Balai Ternak ini memadukan konsep perbibitan ternak dan penggemukan ternak dengan pemberdayaan masyarakat khususnya petani dan peternak kecil. Hingga kini program Balai Ternak telah berdiri di 19 Provinsi, 29 Kabupaten, dan 41 titik binaan," kata Agus.
Ditambahkan, Program Balai Ternak telah memberi manfaat kepada 1.066 mustahik binaan, dan meningkatkan perekonomian mereka. Selain itu, program Baznas ini akan sangat optimal jika didukung keseriusan dari seluruh pihak yang terlibat, seperti yang terjadi di Balai Ternak BAZNAS di daerah lain.
Penerima manfaat di Balai ternak Sijunjung ini berjumlah 25 orang dan mendapatkan 185 ekor bantuan kambing Jawa Randu, yang terdiri dari 5 pejantan, 100 indukan dan bakalan 80 ekor.
Pada kesempatan terpisah, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, mengatakan target penerima manfaat dari program ini adalah masyarakat yang bersemangat untuk beternak, masuk kategori fakir atau miskin, bertekad kuat memperbaiki taraf hidup, dan secara fisik mampu bekerja keras.
"Baznas memprioritaskan keluarga yang diintervensi modal adalah yang masuk kategori miskin dan fisabilillah. Semoga apa yang diupayakan Baznas selalu diberi kelancaran," ucapnya.
Harapan senada dilontarkan Bupati Sijunjung Benny Dwifa yang menyambut baik program Baznas yang hadir di wilayah yang dipimpinnya. Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya Pemkab Sijunjung untuk membantu kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. "Kami berharap balai ternak ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh untuk masyarakat kurang mampu Sijunjung agar terus bersemangat untuk bangkit," ujarnya. (RO/R-2)
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Kementan menegaskan fokus utamanya saat ini yaitu membenahi sektor hulu atau perbibitan (breeding) sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor daging.
Ia juga menekankan pentingnya Pusvetma memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi untuk mempercepat inovasi riset dan produksi vaksin hewan.
Pelaksanaan Tarhib Ramadan di ruang publik seperti Terowongan Kendal bertujuan untuk mendekatkan Baznas dengan masyarakat sekaligus memperluas literasi zakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, melakukan pertemuan di Kairo, Mesir pada Ahad (8/2).
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan Paket Ramadan Bahagia bagi keluarga prasejahtera di wilayah Jakarta menjelang bulan Ramadan.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Momentum penyerahan bantuan saat ini dinilai tepat karena telah memasuki tahap pemulihan, khususnya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap korban bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved