Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden Ganjar Pranowo meluncurkan salah satu programnya yaitu 'Satu Desa, Satu Puskesmas dan Satu Tenaga Kesehatan'.
Peluncuran secara simbolis dilakukan dengan pemberian peralatan kesehatan dari Ganjar kepada Ketua Adat Wendu dan Matara, Kamilus M, di Waninggap Nanggo, Distrik. Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (28/11).
Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan peluncuran program ini sebagai bentuk dari komitmennya untuk menjadikan kesehatan masyarakat sebagai salah satu faktor utama dalam mencapai Indonesia emas. Ganjar memiliki target, yakni setiap desa harus memiliki satu puskesmas yang dilengkapi dengan satu dokter.
Baca juga: Pemerintah Inisiasi Pemeriksaan Kesehatan bagi Calon Petugas Ad Hoc Pemilu
"Akses kesehatan menjadi begitu penting, yang kita bayangkan satu kampung atau satu desa setidaknya ada satu puskesmas pembantu, fasilitas kesehatan dan dan satu nakes, syukur-syukur satu dokter," kata Ganjar dalam sambutannya.
Selain itu, Ganjar juga akan memperbaiki akses jalan agar masyarakat bisa menempuh mengakses kesehatan yang dibutuhkan masyarakat tersebut. Ganjar menyatakan satu desa, satu puskesmas dan satu tenaga kesehatan merupakan salah satu cara agar masyarakat bisa selalu sehat.
Baca juga: Di Bogor, Anies Janji Wujudkan Layanan Transportasi Umum seperti di Jakarta
"Sistem transportasi dan konektivitas yang bisa membikin kemudahan ketika mereka berobat. Ini awal dari investasi besar agar masyarakat Indonesia menjadi sehat," tegasnya.
Tak hanya itu, Ganjar juga akan menyiapkan akses pendidikan agar terciptanya SDM unggul yang diharapkan nantinya bisa membawa masyarakat Tanah Papua lebih unggul dan sejahtera.
"Menyiapkan akses pendidikan agar kemudian mereka jauh lebih gampang lagi untuk mengembangkan lagi daerahnya karena dibekali ilmu pengetahuan yang cukup, dan kita harapkan mereka akan kembali kepada daerahnya, dan membangun daerahnya," paparnya.
Sementara Kamilus menyatakan masyarakat sangat mendukung program Ganjar tersebut. Ia mengungkapkan selama ini sulitnya akses kesehatan karena kurangnya fasilitas dan akses transportasi untuk masyarakat.
"Iya, kami sangat mendukung itu 100 persen. Iya sangat bahagia, ini saya punya masyarakat kami senang seperti itu," ucapnya.
Peluncuran program secara simbolis ini dilakukan Ganjar di hari pertamanya kampanye dalam Pilpres 2024. Ada ribuan orang yang hadir dalam acara tersebut. Dalam lawatan tersebut, Ganjar berkesempatan mengunjungi Kampung Waninggap Nanggo Distrik Semangga untuk berdialog langsung dengan warga di tiga dusun yakni Dusun Bahor, Wendu dan Yatom serta undangan warga dari kampung-kampung dan distrik tetangga. (RO/Z-7)
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Gakeslab Indonesia menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam membangun dan memperkuat industri alat kesehatan (alkes) nasional.
Perusahaan fokus pada penguatan rantai distribusi, peningkatan efisiensi operasional, serta kemitraan strategis.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
"Puskesmas itu berada di 18 dari 23 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Sudah bisa melayani kesehatan masyarakat,"
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
BAYANGKAN di suatu pagi di sebuah puskesmas, antrean sudah mengular sejak matahari belum tinggi.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved