Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 4 terjadi di Kabupaten Pangandaran pada Jumat (24/11) sekitar pukul 11.08 WIB. Pusat gempa terletak berada di koordinat 8.14 LS dan 107.90 BT, berlokasi di laut pada jarak 82 kilometer arah barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 30 kilometer.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana mengatakan, pihaknya merasakan guncangan gempa sekitar 2 detik dan tidak terlalu besar meski beberapa orang sempat keluar rumah dan kondisi gelombang laut juga masih tetap normal. Namun, gempa yang terjadi belum menerima adanya laporan kerusakan rumah di setiap anggota Tagana Pangandaran.
Baca juga: Gempa Bumi Tektonik M5,0 di Sulawesi Utara tidak Berpotensi Tsunami
"Gempa yang terjadi memang dirasakan oleh masyarakat tapi guncangannya tidak terlalu besar hingga tak sampai membuat kepanikan warga sekitar. Akan tetapi, memang sebagian orang ada yang tak merasakannya meski saat ini belum ada laporan kerusakan dan ke depan wisawata yang berkunjung ke Pangandaran tak usah takut dan jangan percaya isu hoaks," katanya, Jumat (24/11/2023)
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangandaran, Untung Saeful Rokhman mengatakan, gempa yang terjadi berada di daerahnya memang merasakan guncangan gempa dan beberapa warga juga sebagaian merasakan guncangan gempa bumi tapi tidak sampai menimbulkan kepanikan warga.
Baca juga: Setahun Gempa Bumi, Bupati Cianjur Ajak Warga Ambil Hikmah dan Pelajaran
"BPBD belum menerima laporan kerusakan akibat gempa bumi meski guncangan gempa tak sampai menimbulkan kepanikan warga. Kami meminta masyarakat yang hendak berwisata ke pantai Pangandaran tak perlu khawatir dan tidak terpengaruh juga dengan adanya isu hoaks gempa bumi dalam medsos. Karena, Pangandaran aman untuk dikunjungi dan silahkan datang ke berbagai lokasi," ujarnya.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi dirasakan berada di wilayah Pangandaran, Cikajang, Bungbulang dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Ciamis, Salopa, Singaparna, Karangnunggal, dengan Skala Intensitas II-III MMI.
(Z-9)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu pukul 01.00.51 WIB.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Wisatawan menikmati berbagai pesona alam, main air, jetski, banana boat dan naik ATV.
Satuan Polairud Polres Pangandaran melibatkan Basarnas, Brimob Polda Jabar, TNI, BPBD, Tagana dan nelayan terus mencari korban dengan menggunakan dua jet sky, perahu boat dan 3 perahu jukung
Ketiga penerjun selamat setelah berhasil mendarat di bibir pantai, sedangkan dua korban di tengah lautan
Momen libur Nataru bersamaan dengan masa libur anak sekolah. Untuk itu, pemkab akan memprioritaskan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved