Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Sigi, Sulawesi Tengah, masih menjadikan tengkes sebagai fokus utama mereka untuk ditangani tahun ini. Melalui pelbagai program, Sigi berharap angka tengkes di kabupaten itu turun drastis.
Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi mengatakan, angka tengkes di Sigi masih tinggi.
Di mana, berdasarkan data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, penderita tengkes di Sigi sebesar 40,7 %.
Baca juga: Pemprov Sumsel Salurkan Bantuan untuk Cegah Tengkes di OKU
“Masih sangat tinggi, karena berada di atas angka rata-rata tengkes Sulteng sebesar 29,7 %. Makanya penanganannya melibatkan semua pihak,” terangnya, Kamis (9/11.
Menurut Samuel, dengan melihat angka yang sangat tinggi wajib menjadi prioritas utama untuk ditangani.
Baca juga: Tengkes dan Sampah masih Jadi Perhatian Jawa Barat Tahun Depan
Oleh karena itu, pelbagai upaya dan terobosan dalam rangka penurunan tengkes melalui beberapa program kegiatan secara konvergensi terus dilakukan.
“Sejauh ini sudah banyak program dijalankan dan kita menanti hasil,” tegasnya.
Samuel menjelaskan, program teranyar yang tengah dijalankan yakni mencegah tengkes melalui aksi bergizi yang dijalankan di seluruh wilayah pemukiman hingga ke sekolah-sekolah di Sigi.
“Gizi persoalan mendasar di dunia kesehatan. Karena dampak dari kekurangan gizi adalah terhambatnya perkembangan dan pertumbuhan seorang anak sehingga terjadilah tengkes,” ungkapnya.
Aksi bergizi, lanjut Samuel, mengedepankan asupan makan bergizi dan membiasakan masyarakat khususnya ibu hamil dan menyusui berpola hidup sehat.
“Masa depan anak harus dikawal sejak dini, demi menciptakan kualitas dan mutu penerus bangsa yang terbaik kedepan,” tandasnya. (Z-10)
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
Filosofi siaga sebelum bencana harus menjadi budaya kerja sekaligus budaya hidup
ATLET asal Sulawesi Tengah, Brigpol Akyko Micheel Kapito, dipastikan memperkuat tim nasional Teqball Indonesia pada Sea Games Thailand 2025.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mendorong para dokter umum di Sulteng melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas.
Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya 2024, prevalensi tengkes Riau berdasarkan survei Kementerian Kesehatan masih berada di angka 20,1 persen.
Salah satu solusi yang kini banyak dikenalkan dalam upaya mengatasi stunting ialah pemanfaatan daun kelor (moringa oleifera) yang memiliki kandungan gizi tinggi seperti protein, dan vitamin A
Kabupaten Tuban berhasil menurunkan angka stunting sebesar 7,1% dari yang semula 24,9% di tahun 2022 menjadi 17,8% di tahun 2023
Pembiayaan program pembangunan di bidang pangan dan gizi harus memiliki nilai yang signifikan dan terjamin keberlanjutannya.
RPJMN menargetkan prevalensi stunting alias tengkes tinggal 14% pada 2024. Namun progres penurunan belakangan kurang signifikan, bahkan nyaris stagnan.
LPS berkolaborasi dengan Yayasan Care Peduli (YCP/Care Indonesia) mendukung pencapaian generasi emas Indonesia melalui implementasi program percepatan penurunan stunting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved