Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, mengantisipasi bencana hidrometeorologi dengan mengutamakan upaya kewaspadaan dan penanganan. Pasalnya, hujan mulai mengguyur Malang dan sekitarnya dalam beberapa
hari belakangan dan berpotensi mengakibatkan banjir.
"Upaya prioritas penanganan bencana diperlukan saat hujan," tegas Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Selasa (7/11).
Ia menjelaskan jajarannya telah diinstruksikan agar mewaspadai titik-titik rawan bencana banjir maupun tergenang saat hujan. "Lakukan langkah-langkah komprehensif dan terintegrasi penanganan," katanya.
Tujuan melakukan semua itu, lanjutnya, agar masyarakat memahami berbagai upaya pemerintah dalam menangani bencana. Sejauh ini, ia juga menekankan pentingnya merawat sungai. Karena itu, kerja bakti bersih sampah di sungai terus digalakkan sebagai bagian upaya mencegah banjir.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Malang, bencana banjir terus terjadi dan kian sering sejak 2020. Dari yang semula 54 kejadian menjadi 92 kejadian selama 2021. Pada 2022 terjadi 98 kejadian banjir di 17 titik.
Baca juga:
> Kota Cirebon Gelar Antisipasi Banjir Bersama Masyarakat
> Krueng Meureubo Meluap, 7 Desa di Aceh Barat Terendam Banjir
Pemkot Malang telah berupaya mengatasi banjir dengan menormalisasi dan rehabilitasi saluran drainase. Upaya itu sesuai masterplan drainase Kota Malang yang implementasinya sesuai kemampuan keuangan daerah.
Saat ini, curah hujan menurut prakiraan BMKG Stasiun Klimotologi Jatim sampai dasarian tiga Oktober 2023 pada umumnya masih di kriteria rendah. Curah hujan dasarian pertama November 2023 diprakirakan kriteria rendah atau kurang dari 50 milimeter.
Daerah yang masih diguyur hujan di antaranya Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Kediri, Lumajang, Malang, Ngawi, Pacitan dan Probolinggo. Secara umum, hari tanpa hujan meliputi sebagian besar wilayah Jatim yang masih mengalami kekeringan ekstrem. (Z-6)
PELAKU jasa wisata dan perhotelan di Kota Malang, Jawa Timur, merasakan imbas rentetan demonstrasi dalam beberapa hari terakhir membuat kunjungan wisata merosot.
Saat ini, pasokan beras kemasan 5 kg mulai bergulir memasuki pasar dari sebelumnya sempat tersendat.
BANYAK cara untuk mendukung HUT ke-80 Kemerdekaan RI di beberapa daerah. Salah satunya membuat masakan bagi pendukung upacara penurunan bendera.
Agen menghentikan pasokan kendati pedagang telah mengorder. Kalaupun ada pengiriman beras, jumlah tidak sesuai pesanan.
UMKM menerima manfaat dari sisi mengenalkan produk, pemasaran, dan promosi.
PECINTA kuliner Nusantara dan wisatawan bisa menyerbu sejumlah pasar tradisional untuk menikmati jajanan legendaris di Kota Malang, Jawa Timur.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved