Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Bengkulu, menyalurkan sebanyak 500 ton air bersih untuk masyarakat yang membutuhkan akibat musim kemarau. Penyaluran itu dilakukan sejak dua bulan terakhir.
"Untuk masyarakat yang mengalami kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih dapat meminta bantuan dengan menyampaikan surat ke PDAM Kota Bengkulu melalui ketua rukun tetangga atau RT masing-masing," kata Direktur Perumda Tirta Hidayah, Samsu Bahari, di Bengkulu.
Sejauh ini, lanjut dia, PDAM berupaya semaksimal mungkin melayani masyarakat di bidang air bersih melalui mobil tangki yang disiapkan. Pelayanan bantuan air bersih dari PDAM tersebut terbuka untuk seluruh masyarakat di Kota Bengkulu, termasuk untuk warga yang tidak berlangganan.
Baca juga: Ngeri! Buaya 3 Meter Masuk ke Sumur Warga di Bengkulu
Saat ini, PDAM mengalami keterbatasan armada sehingga pendistribusian menjadi terkendala dan tidak dapat melayani masyarakat dengan cepat. "Saat ini sumber air baku PDAM yang berada di Sungai Bengkulu dan Sungai Jenggalu menurun debitnya karena kekeringan," imbuhnya.
Untuk bantuan air bersih, kata dia, masyarakat dapat menyiapkan tempat penampungan yang dapat dijangkau selang mobil tangki sepanjang lima meter. Satu mobil tangki tersebut dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk lima hingga tujuh rumah warga.
Baca juga: Logistik Pemilu, 291 TPS di Bengkulu Sulit Diakses
Selain itu, dalam pendistribusian air ke pelanggan dan bukan pelanggan terganggu terutama yang jaraknya jauh dari lokasi PDAM di Air Bengkulu di Kota Bengkulu dan Air Melas di Kabupaten Seluma. (Z-2)
Penanaman pohon ini adalah untuk mencegah bencana longsor.
Selain antisipasi sewaktu-waktu terjadi gangguan pasokan, juga mengantisipasi potensi kekeringan bersamaan kemungkinan terjadi kemarau.
Secara spontan, kehadiran Gubsu bersama Bupati Samosir disambut masyarakat dengan antusias dengan harapan PDAM dapat kembali normal menyalurkan air bersih.
Selain pembangunan pipa jaringan distribusi utama, sambung Olik, manajemen PDAM Tirta Asasta juga memastikan menjelang Lebaran stok air bersih bagi pelanggannya terjaga.
Upaya mewujudkan target pemenuhan layanan air bersih perlu mempertimbangkan aspek pembiayaan dan investasi yang tidak murah.
Butuh komitmen kuat dari pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat pada air layak pakai dan air layak minum
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved