Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPANJANG 1 kilometer kain Ulos akan dibentangkan di Monas, Jakarta, pada Senin, 30 Oktober 2023 sebagai bentuk ekspresi dari keinginan masyarakat Sumatra Utara atas usulan penetapan Hari Ulos Nasional setiap 17 Oktober.
Ilyas Sitorus, Kepala Dinas Kominfo Sumut, mengatakan pemerintah provinsi telah melepas pemberangkatan kain ulos sepanjang 1.000 meter untuk dibentangkan di Monas.
"Dengan harapan, penetapan Hari Ulos Nasional yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober dapat terwujud," ungkapnya, Kamis (26/10).
Baca juga : Harga Turun Penenun Ulos Batak di Tapanuli Utara Mengeluh
Ulos adalah salah satu jenis kain khas masyarakat Sumut. Secara harfiah, ulos kain. Cara membuat ulos serupa dengan cara membuat songket khas Melayu, yaitu menggunakan alat tenun bukan mesin.
Warna dominan pada ulos adalah merah, hitam dan putih yang dihiasi oleh ragam tenunan dari benang emas atau perak. Mulanya ulos dikenakan hanya dalam bentuk selendang atau sarung saja untuk perhelatan resmi atau upacara adat.
Baca juga : Jelang Hari Ulos Nasional, Kampung Tenun Ulos Siantar Diresmikan
Ulos kini banyak dijumpai dalam bentuk produk suvenir, sarung bantal, ikat pinggang, tas, pakaian, alas meja, dasi, dompet, gorden dan lainnya.
Sebagian besar ulos telah punah karena tidak diproduksi lagi. Sperti Ulos Raja, Ulos Ragi Botik, Ulos Gobar, Ulos Saput (ulos yang digunakan sebagai pembungkus jenazah) dan Ulos Sibolang.
Ilyas mengatakan, Pemprov Sumut mendorong pemerintah pusat menetapkan Hari Ulos Nasional sehingga bisa menjadi warisan budaya, bahkan milik dunia. Karena itu dia memastikan pemprov sangat mendukung kegiatan pembentangan ulos tersebut di Monas.
Kegiatan itu diyakini dapat mengenalkan ulos kepada masyarakat yang lebih luas serta melestarikan dan mengangkat budaya Sumut agar tidak hilang dan dapat diteruskan generasi-generasi berikutnya.
Menurut Mikhael Siregar, Ketua Panitia Hari Ulos Nasional, pembentangan kain ulos yang dibuat oleh 15 orang penenun itu mewakili lima puak yang ada di kawasan Danau Toba. Dengan harapan pemerintah dapat menetapkan Hari Ulos Nasional.
"Ulos (yang akan dibentangka) ini tidak disambung-sambung. Ditenun langsung oleh 15 penenun yang telah mendapat lisensi pemerintah," ungkapnya.
Adapun pembentangan ulos di Monas akan dilakukan pada 30 Oktober 2023 melalui kerja sama dengan banyak tokoh masyarakat Batak yang ada di perantauan, khususnya Jakarta.
Selain pembentangan ulos, rombongan Panitia Hari Ulos Nasional juga berencana menemui DPR untuk mengajukan penetapan Hari Ulos Nasional.
Mikhael yakin hal itu dapat terwujud, terlebih ulos telah menjadi warisan budaya tidak benda nasional oleh Kemendikbud pada 17 Oktober 2014 silam.
"Karena itu, hari penetapan tersebut kita ingin dijadikan sebagai Hari Ulos Nasional," imbuhnya.(Z-4)
Adat Batak tidak bisa dipisahkan dari ulos. Kain ini bukan sekadar tenunan, tetapi simbol kasih, doa, dan identitas.
Memahami jenis dan fungsi ulos sesuai dengan makna yang terkandung sebagaimana yang telah dilakukan nenek moyang orang Batak terdahulu.
Peresmian Kampung Tenun Ulos Siantar di Kelurahan Bah Kapul Pematang Siantar dilakukan bersamaan dengan datangnya momen Hari Ulos Nasional pada 17 Oktober mendatang.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Pramono mengatakan perayaan akan digelar di delapan titik bersama Forkopimda, dengan pusat kegiatan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved