Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pedagang beras di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, mengeluh pembeli sepi di tengah harga beras tinggi. Kondisi sepi pembeli ini dimungkinkan karena ada kebijakan penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) 2023.
Salah satu pedagang beras di pasar tradisional tersebut, Marinem, mengungkapkan bahwa dalam dua bulan ini pembeli beras sepi. Sekarang penjualan tidak seramai dahulu waktu harga beras masih standar Rp10.000-Rp12.000 per kilogram.
"Lihat saja, banyak orang mondar-mandir di depan kios. Namun, mereka tidak ada yang membeli beras. Kemarin, sehari beras yang terjual tidak sampai 20 kilogram. Saya tidak tahu persis kenapa pasar beras saat ini sepi," katanya, Rabu (11/10).
Baca juga: 8 Pelaku Curanmor Terjaring Operasi Sikat Jaran Candi 2023
Menurut informasi yang diperoleh pedagang, penjualan beras di pasar sepi karena pemerintah sejak bulan lalu menyalurkan bantuan pangan CBP kepada keluarga kurang mampu. Warga yang mendapat bantuan beras ini ratusan ribu keluarga.
Berdasarkan data, bantuan pangan CBP di Klaten untuk tiga bulan, September-November 2023, diluncurkan Wakil Bupati Yoga Hardaya di Balai Desa Bero, Trucuk, 11 September 2023. Keluarga penerima manfaat (KPM) berjumlah 118.802 keluarga.
Baca juga: Gilga Sahid Bakal Goyang Warga Klaten
Selain itu, dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta pengendalian inflasi daerah, Pemprov Jawa Tengah melaksanakan kegiatan gerakan pangan murah (GPM) di beberapa wilayah di Kabupaten Klaten. Hingga saat ini, harga beras di Pasar Gedhe Klaten masih bertahan tinggi. Harga beras kualitas medium C4 Rp14.000 dan Mentik Wangi Rp15.000 per kilogram. Bahkan, harga beras Bulog (SPHP) kemasan lima kilogram di pedagang Rp60.000.
"Harga beras masih tinggi, Pak! Karena, harga pembelian dari penggilingan juga sudah mahal. Hari ini saya jual beras medium C4 kemasan lima kilogram Rp70.000 dan premium Mentik Wangi Rp75.000," kata Arny, pedagang sembako di pasar tersebut. (Z-2)
UPAYA Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Pasar Murah Rakyat melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum memberikan dampak signifikan terhadap penurunan harga.
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Di Pasar Tiban Center, harga beras kemasan 5 kilogram masih dijual sekitar Rp85 ribu, kemasan 10 kilogram Rp155 ribu, dan kemasan 25 kilogram berkisar Rp350 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved