Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, berinisiatif menambah anggaran untuk droping air bersih ke daerah-daerah yang dilanda kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Tambahan anggaran telah diputuskan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan untuk 60 kali droping air bersih.
Demikian Disampaikan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Thoifur Hadi, saat dihubungi, Selasa (3/10). "Terkait penambahan anggaran droping melalui APBD Perubahan itu sudah disetujui dan sudah diputuskan," kata Thoifur.
Selain tambahan anggaran sebanyak 60 kali droping air tersebut, katanya, saat ini pihak BPBD juga telah menerima tambahan bantuan droping dari pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Jumlah bantuan dari CSR itu, menurut Thoifur, juga mencapai 60 kali droping.
Baca juga: Memberdayakan Mantan Pecandu Narkoba Berwirausaha
Dengan demikian kini anggaran untuk droping secara keseluruhan telah terkumpul sebanyak 120 kali droping. "Anggaran droping air tersebut diperkirakan cukup untuk penyaluran air bersih ke daerah-daerah terdampak kekeringan hingga akhir musim kemarau ini," kata dia.
Ia menyebutkan, tiap satu kali droping air bersih ke satu lokasi dibutuhkan 5.000 liter yang diangkut dengan armada tangki air. Pihak BPBD menggunakan dua armada untuk penyaluran bantuan air bersih.
Baca juga: Harga Beras Stabil di Harga Tinggi
Sementara itu, jumlah wilayah yang mengalami kekeringan saat ini tersebar di 11 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Temanggung. Sebelumnya, pada pekan lalu, wilayah terdampak kekeringan hanya ada di 10 kecamatan. (Z-2)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved