Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara resmi telah memberikan sertifikat halal dengan nomor ID00410007937820823 kepada Tokyo Belly dari Ismaya Group.
Adapun gerai Tokyo Belly yang sudah tersertifikasi halal tersebar di Jakarta, Bali, Bogor, Tangerang, Bandung, Surabaya, dan Balikpapan.
Pencapaian ini mencerminkan komitmen Tokyo Belly untuk memberikan pengalaman kuliner berkualitas dan makin memperkuat citra kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Baca juga: Peran Aktif LPPOM MUI dalam Ekosistem Halal RI
CEO Ismaya Group Bram Hendrata mengatakan selama 20 tahun menjadi pionir di industri kuliner Indonesia, Ismaya Group senantiasa berupaya menghadirkan pengalaman kuliner terbaik.
Sebelumnya, Tokyo Belly mematuhi prinsip no pork, no lard, no mirin, no sake untuk memastikan kehalalan menu.
"Untuk itu, kami bangga mengumumkan Tokyo Belly mendapat sertifikasi halal dari BPJPH melalui Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI)," kata Bram, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (22/9).
Baca juga: Menkop UKM: Butuh Ratusan Tahun agar Semua UMKM Dapat Sertifikat Halal
Ia melanjutkan sejalan dengan misi Ismaya Group yaitu Creating The Good Life, sertifikasi halal ini adalah salah satu bukti nyata untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan menikmati kuliner Jepang di Tokyo Belly bagi semua kalangan di sejumlah daerah.
Direktur Utama LPPOM MUI Muti Arintawati menyebutkan pihaknya mengapresiasi Ismaya Group yang memilih LPPOM MUI sebagai mitra dan menyelesaikan proses sertifikasi halal untuk Tokyo Belly.
"Dengan adanya sertifikat halal, Tokyo Belly artinya telah memenuhi dua hal," imbuhnya.
Baca juga: Ichiban Sushi Resmi Kantongi Sertifikat Halal dengan Predikat A dari MUI dan BPJPH
Pertama, kepatuhan terhadap regulasi jaminan produk halal yang saat ini mewajibkan setiap produk beredar wajib bersertifikasi halal. Kedua, memenuhi kebutuhan konsumen, khususnya muslim.
"Sertifikat halal merupakan bentuk kepedulian perusahaan atas perlindungan konsumen, sehingga konsumen dapat menikmati Tokyo Belly dengan nyaman," tuturnya.
Bram menambahkan Tokyo Belly mengundang pencinta kuliner Jepang di sejumlah daerah untuk menikmati varian menu seperti Donburi, Ramen, Sushi, Bento, dan lainnya dengan kualitas terbaik.
"Sertifikasi Halal dari BPJPH dan LPPOM MUI memberikan kepercayaan dan peluang lebih besar pada Tokyo Belly untuk menyajikan kuliner Jepang dengan harga lebih terjangkau. Ini akan memperkuat citra Tokyo Belly di industri kuliner Indonesia," pungkas Bram. (RO/S-2)
Kami ingin mengajak pelaku usaha lain untuk menciptakan dampak positif, memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk turut berjuang melawan ketidakadilan dan bersama-sama dalam kebaikan.
Waroeng Steak & Shake menyita perhatian 31.1% responden sebagai merek restoran steak halal yang paling mereka ingat.
Salah satu restoranĀ lokal yang mendapat dampak berkah dari boikot terhadap perusahaan pendukung IsraelĀ adalah restoran Waroeng Steak & Shake.
Bali Timbungan Mahakam menawarkan beragam menu makanan khas Pulau Dewata, salah satunya Bebek Timbungan, hidangan tertua Bali yang disuguhkan untuk para raja.
Pada awal 2023, situs tersebut melacak dan menemukan hampir 13 ribu restoran halal telah berdiri di AS dengan menu-menu yang menyajikan berbagai masakan dunia mulai dari Malaysia hingga Meksiko
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Ia menjelaskan, secara global, halal sudah menarik bukan di negara muslim saja, tapi sudah menyasar ke negara non muslim seperti Tiongkok, Jepang, Rusia bahkan negara-negara Eropa
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved