Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sukses dengan gelaran Halal Kulture Market di ICE BSD tahun lalu, Mumtaz Creative kembali menghadirkan platform event baru untuk Muslim muda dalam format lebih urban dan intimate, yaitu Halal Kulture District Jakarta. Event ini akan berlangsung selama tiga hari, 21-23 Februari 2025, di Brickhall Fatmawati, Jakarta Selatan.
Dengan momentum persiapan Ramadan dan Idul Fitri, CEO Mumtaz Creative Agung Paramata menjelaskan event ini dirancang sebagai halal mingle spot bagi gen Z dan milenial guna menikmati kebersamaan bersama dengan keluarga dan sahabat sambil menjalani aktivitas lebih mindful jelang Ramadan.
Dia mengatakan pada event itu pengunjung tak hanya menikmati program clearance sale dan promo spesial dari 100+ exhibitor multiproduk dan kuliner sebagai persiapan menyambut Ramadan dan Idul Fitri.
"Kegiatan ini juga menghadirkan rangkaian talkshow ilmiah membahas halal lifestyle dan tema aktual yang relevan dengan anak muda dengan narasumber expert di bidangnya," ucapnya, di Jakarta, Jumat (14/2).
Dia berharap dengan tema menarik dan pembicara inspiratif, pengunjung dapat membawa pulang ilmu bermanfaat yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan keseharian mereka.
Agung menambahkan Halal Kulture District Jakarta juga hadir sebagai solusi menawarkan konsep digital detox dengan pengalaman hybrid yang tetap relevan dan fresh bagi generasi muda.
"Kami ingin memberikan ruang bagi Muslim muda untuk lebih mindful, menikmati interaksi nyata dengan komunitas dan tetap memanfaatkan teknologi secara bijak," jelasnya.
Menurutnya, salah satu daya tarik utama Halal Kulture District Jakarta adalah program WoMents yakni sebuah ruang yang didedikasikan bagi para perempuan agar dapat berkembang dengan nyaman.
"Kami sangat mengapresiasi peran perempuan dalam keluarga, yang boleh dikata sebagai pondasi membangun karakter generasi masa depan. Dalam menjalani peran itu, perempuan ingin bisa dimengerti, didukung, dan memiliki ruang berekspresi. WoMents hadir menjawab kebutuhan ini," papar Agung.
Program tersebut dirancang agar perempuan dapat mengeksplorasi diri, berbagi ilmu dan pengalaman, serta membangun relasi yang lebih solid.
Selain itu, kata Agung, bagi pengunjung yang menyukai aktivitas fisik, Sportmovement menghadirkan pengalaman olahraga yang lebih dinamis dan menyenangkan, melalui kolaborasi dengan komunitas Muslim muda seperti Motoran Yuk, Muslim Bikers Indonesia, dan Muslim Calisthenic.
"Program tersebut dirancang agar setiap pengunjung, baik yang menyukai olahraga santai maupun tantangan fisik, dapat menemukan aktivitas yang sesuai preferensi mereka. Selain itu, Sportmovement juga menjadi ajang membangun koneksi bersama komunitas dengan semangat dan frekuensi yang sama," kata Agung.
Dia optimistis, Halal Kulture District Jakarta akan menarik perhatian sekitar 15 ribu pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan.
"Dengan konsep yang lebih fresh, mindful, dan engaging, Halal Kulture District Jakarta siap jadi tren baru bagi Muslim muda dalam menyambut Ramadan dengan lebih bermakna," tutupnya. (H-2)
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempertegas komitmennya dalam mendukung daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) sektor perikanan melalui penguatan ekosistem halal.
Tujuan utama dari kesepakatan ini adalah membangun sinergi yang kuat, harmonisasi program, dan kolaborasi yang efektif dalam melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan promosi bidang JPH.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal, kehalalan kini tak lagi sekadar syarat, melainkan menjadi simbol kualitas, keamanan, dan tanggung jawab moral.
produk-produk halal memiliki potensi besar untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah global.
Ia menjelaskan, secara global, halal sudah menarik bukan di negara muslim saja, tapi sudah menyasar ke negara non muslim seperti Tiongkok, Jepang, Rusia bahkan negara-negara Eropa
Gaya hidup halal sebagai bagian dari peradaban Islam yang kaya nilai dan inovasi, bukan sekadar tren sementara.
Industri makanan dan minuman nasional menunjukkan geliat pertumbuhan yang luar biasa, terutama di segmen halal.
INDONESIA menegaskan ambisinya untuk menjadi pemimpin ekosistem halal global melalui gelaran BSI International Expo 2025 yang resmi dibuka di Jakarta
UB memberikan penghargaan kepada mereka yang serius menerapkan kebijakan, pendidikan, pelatihan, riset, serta getol pengabdian kepada masyarakat.
Nilai tambah investasi, industri dan ekosistem halal bukan hanya secara finansial, namun juga dapat menjadi ujung tombak soft diplomacy dan branding untuk Indonesia di mata global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved