Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Gaya Hidup Halal bukan Sekadar Tren, Muslim LifeFair Tampilkan Nilai dan Inovasi

Akmal Fauzi
02/12/2025 22:59
Gaya Hidup Halal bukan Sekadar Tren, Muslim LifeFair Tampilkan Nilai dan Inovasi
Muslim LifeFair JICC 2025(Istimewa)

GAYA hidup halal sebagai bagian dari peradaban Islam yang kaya nilai dan inovasi, bukan sekadar tren sementara. Muslim LifeFair JICC 2025 membawa pengunjung menelusuri jejak kejayaan peradaban Islam melalui program edukatif, budaya, dan kuliner, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk hidup sesuai prinsip halal dalam keseharian.

Direktur Utama PT Lima Event, Taufik Surya Hidayat, menjelaskan bahwa Muslim LifeFair dirancang sebagai pengalaman inspiratif bagi masyarakat untuk semakin mengenal dan berpartisipasi dalam ekosistem halal nasional.

Mengangkat tema “Golden Age: Abbasiyah”, acara ini menghadirkan refleksi atas kejayaan peradaban Islam dengan semangat inovasi dan kolaborasi.

Dalam bidang kuliner, pengunjung dapat menikmati beragam sajian melalui Halal Foodie Fest. Acara ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dan asatidz terkemuka, Kehadiran influencer dan pembicara lintas bidang juga memperluas cakupan edukasi bagi pengunjung.

Taufik Surya menambahkan, minat berbagai brand untuk berpartisipasi mengalami peningkatan, terlihat dari banyaknya tenant yang memesan booth lebih awal. Kampanye digital, storytelling, dan kolaborasi dengan komunitas dilakukan untuk menjangkau generasi milenial dan Gen Z.

Sinergi dengan komunitas, UMKM, lembaga pendidikan, dan organisasi dakwah menjadi bagian penting penyelenggaraan tahun ini. Proses kurasi yang ketat diterapkan untuk memastikan kualitas produk dan pengalaman pengunjung tetap terjaga.

Ketua Umum Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Rachmat Sutarnas Marpaung, menegaskan bahwa Muslim LifeFair tidak sekadar ajang tahunan, tetapi juga momentum penguatan ekosistem halal nasional yang selaras dengan empat pilar KPMI: literasi, pemberdayaan, akses pembiayaan syariah, dan pemasaran. Melalui seminar, forum bisnis, dan kelas tematik, acara ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelaku usaha, kualitas produk, serta akses pasar.

“Legacy yang ingin kami tinggalkan adalah lahirnya lebih banyak pelaku usaha halal yang kompeten, sehat secara pembiayaan, tertib secara operasional, dan percaya diri menembus pasar,” kata Rachmat. Ia berharap event ini menjadi tonggak penting kebangkitan ekonomi umat dan memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan utama industri halal dunia. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya