Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, melakukan kunjungan ke Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/9). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu diagendakan mengunjungi berbagai lokasi di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Pada agenda pertama, Anies yang diusung Partai NasDem, PKS, dan PKB itu melawat ke Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Di wilayah itu Anies berdialog dengan para petani.
Teriakan Anies presiden, Amin menang terdengar jelas saat masyarakat menyambut Anies di lokasi. Dialog tak lain untuk menyerap aspirasi di lapangan, terutama yang sering dialami para petani.
Baca juga : Pengamat: Penjegalan Dukungan untuk Anies Bukan Hal Baru
Di hadapan yang hadir, Anies menegaskan masalah yang dihadapi para petani sebetulnya bisa diselesaikan. Namun tingkat penyelesaiannya yang butuh kemauan.
"Kalau mendengar keluhan petani, sebetulnya masalah mereka bukan hal yang rumit. Tapi memang harus ada kemauan untuk menyelesaikan masalah itu," kata Anies pada forum dialog tersebut.
Baca juga : Beda dengan Anies, Ganjar dan Prabowo Kompak Presentasikan Indonesia Emas
Anies menyebut pentingnya pengawasan ketika sebuah kebijakan atau keputusan ditetapkan. Pada sektor pertanian misalnya, harus jadi prioritas karena banyak rakyat yang menggantungkan hidup.
"Para petani bisa tenang karena misalnya pendapatan mereka aman. Jadi, aktivitas pertanian bisa berjalan dengan baik," tegasnya.
Anies menyakini, jika berbagai kebijakan pada sektor pertanian sesuai harapan, bukan tak mungkin Indonesia akan bisa mewujudkan kembali swasembada.
"Insyaallah, para pelaku pertanian mikro harus jadi perhatian utama," ucapnya.
Kunjungi Ponpes Syamsul Ulum
Usai bertemu dengan para petani di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Anies menyambangi Pondok Pesantren Syamsul Ulum di Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi.
Anies bersilaturahmi dengan keluarga besar KH Ahmad Sanusi yang merupakan pahlawan nasional sekaligus pendiri Pondok Pesantren Syamsul Ulum. Pada kesempatan itu Anies juga berziarah ke makam KH Ahmad Sanusi.
Bagi Anies, keluarga besarnya memiliki hubungan emosional dengan keluarga KH Ahmad Sanusi. Kakeknya dan KH Ahmad Sanusi, kata Anies, merupakan pejuang kemerdekaan.
"Alhamdulillah, akhirnya saya bisa bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Syamsul Ulum. Almarhum KH Ahmad Sanusi merupakan anggota BPUPKI bersama dengan kakek saya, Abdurahman Baswedan," ucap Anies.
Anies menuturkan, kedekatan kakeknya dengan KH Ahmad Sanusi sudah terjalin atau bisa dikatakan merupakan sahabat yang bersama-sama berjuang saat zaman penjajahan.
"Mereka adalah sahabat ketika masa perjuangan menuju kemerdekaan.
Persahabatan kakek saya dengan almarhum KH Ahmad Sanusi didasari kecintaan terhadap NKRI dan niat berjihad agar Indonesia merdeka," terangnya.
Kedatangannya ke Pondok Pesantren Syamsul Ulum, kata Anies, tentu ingin tali silaturahmi antara kedua keluarga besar KH Ahmad Sanusi dengan Abdurahman Baswedan bisa terus terjalin. Sekaligus juga Anies berziarah ke makam KH Ahmad Sanusi.
"Kita semua mendoakan almarhum. Insyaallah apa yang menjadi perjuangannya dilipatgandakan pahalanya. Beliau juga dimuliakan di sisi Allah SWT serta semua keteladanannya bisa kita teruskan," pungkasnya. (Z-5)
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Ayep melanjutkan bahwa fakta di lapangan menunjukkan masih banyak keluarga di Sukabumi yang kurang mampu.
Ilham menyebut salah satu fokusnya di Jabar adalah membuka lapangan pekerjaan, mendukung UMKM termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Siti Atikoh mengunjungi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tegal, Jawa Tengah, Jumat (29/12) petang. Kunjungan Atikoh dalam rangkaian safari politik di daerah Jawa Tengah.
Miskam, pengrajin lainnya di tempat itu berharap agar diberi bantuan alat untuk usahanya
"Saya meminta kader di NTB untuk terus bersama umat dan rakyat, menyampaikan program kerja serta mengajak seluruh rakyat menjalankan pesta demokrasi dengan suka ria,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved