Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN hutan milik Perum Perhutani di petak 8-6 wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Dieng, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Wonosobo, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara terbakar pada Kamis (14/9) malam. Beruntung kebakaran segera dapat dipadamkan, sehingga tidak makin meluas.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Bambang Triyono, menyebutkan, kejadian kebakaran tersebut menghanguskan areal hutan seluas 625 meter persegi.
"Luasan yang terbakar masuk dalam wilayah administratif pemerintahan Dusun Siterus, Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, tepat di titik koordinat S -7.222458 109.903232,"kata Bambang, Jumat (15/9).
Baca juga : Si Jago Merah Bakar Hutan di Banyumas
Ia mengatakan, informasi adanya kebakaran diketahui dari petugas PT Geo Dipa Energi sekitar pukul 18.30 wib, Kamis (14/9). Hingga kini sumber api yang menjadi penyebab kebakaran masih belum diketahui. Api berhasil dipadamkan pukul 21.15 wib.
"Kebakaran diketahui terjadi pada pukul 18.30 WIB dan api bisa dikendalikan dan dipadamkan oleh jajaran petugas perhutani, Polri, TNI, petugas PT Geo Dipa Energi, LMDH Basecamp, dan Relawan,"katanya.
Baca juga : Hutan Pinus di Ungaran Masih Mengeluarkan Asap
Disebutkan, jenis tanaman atau vegetasi hutan yang terbakar antara lain, berupa semak belukar, rumput kering, ilalang dan pohon bintami. Taksiran Kerugian akibat kebakaran hutan belum dapat dihitung. Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. (Z-4)
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
CUACA sangat terik di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhir-akhir ini memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin masif.
PRESIDEN Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan pelanggar kawasan hutan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh berhenti
MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, kearifan lokal harus dimanfaatkan dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menjadi pemicu bagi para aktivis lingkungan ini untuk bergerak menyelamatkan Indonesia.
Jerome Polin menjelaskan bahwa Indonesia telah kehilangan 10 juta hektare hutan selama dua dekade.
INDONESIA menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pengembangan pemikiran keagamaan modern yakni kerukunan dan ekoteologi.
TRAGEDI banjir bandang yang menghantam Aceh, Sumut, dan Sumbar seharusnya menjadi pembuka mata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved