Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Yogyakarta telah menyuntik vaksin rabies untuk 1.303 anjing, kucing, dan kera.
"Sejak 4 September hingga hari ini kami sudah menyuntikkan 1.303 vaksin rabies untuk anjing, kucing dan ternak yang ada di Kota Yogyakarta. Terbanyak adalah kucing," kata Kepala Medik Veteriner Pratama Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Maria Clara Wahyu Putri Ayu, Jumat (15/9).
Ia menjelaskan, vaksin rabies tersebut disediakan gratis dan masih akan berlangsung hingga 27 September mendatang.
Baca juga: Bali dapat Hibah 200 Ribu Dosis Vaksin Rabies dari Australia
Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat Kota Yogyakarta yang memelihara anjing, kucing, atau kera untuk segera membawa hewan kesayangannya ke tempat vaksinasi.
Syaratnya, hewan telah berusia 4 bulan atau lebih dan untuk yang betina tidak dalam keadaan hamil atau menyusui. "Dan harus dalam kondisi sehat," ujarnya.
Pemerintah Kota Yogyakarta, kata Maria, menyiapkan 2.000 dosis vaksin dan menyiagakan 12 petugas.
Baca juga: Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Rabies Terpenuhi di Daerah
Menurut dia, setelah divaksin, hewan biasanya akan mengalami demam, sehingga untuk sementara tidak boleh dimandikan. Kemudian vaksinasi rabies, setidaknya harus dilakukan setahun sekali.
Selain diberikan vaksin, hewan sebaiknya diberikan obat cacing 6 bulan sekali.
Maria mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir ini Yogyakarta termasuk kota yang mencatatkan nol kasus rabies. Karena itu, vaksinasi merupakan langkah pencegahan. (Z-6)
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Kasus rabies pun terus meningkat di beberapa kota dan negara, sehingga kewaspadaan pemilik hewan sangat dibutuhkan. Dengan pencegahan yang tepat, risiko rabies
Dengan tekstur yang lebih padat, kucing bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih konsentrat meski dalam satu suapan kecil sekalipun.
Peneliti UC Davis menemukan virus corona pada kucing (FIP) mampu menginfeksi berbagai sel imun dan "bersembunyi". Temuan ini menjadi petunjuk penting bagi fenomena Long covid pada manusia.
Isu yang kerap beredar di masyarakat tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucing itu sendiri.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan kucing lebih vokal saat menyapa pemilik pria dibanding perempuan. Apakah ini bentuk manipulasi atau sekadar adaptasi sosial?
Studi terbaru mengungkap dua peristiwa pendinginan global mengubah bentuk tubuh hewan karnivora dari musang menjadi kucing dan beruang. Simak faktanya!
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved