Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, membahas perpanjangan masa tanggap darurat kekeringan di 19 Kecamatan. Perpanjangan masa tanggap darurat tersebut memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulloh mengatakan, masa tanggap darurat bencana kekeringan tahap pertama maupun kedua yang dilakukan hingga 23 September 2023.
"Suplai air bersih kita sudah lanjut terus setiap ada kebutuhan langsung direspon secepatnya, dan untuk mitigasi ketersediaan membangun pipanisasi bekerja sama dengan TNI, Polri di 11 lokasi di 3 kecamatan dan BPBD bersama jajaran di Lingkungan Pemkab Garut dan akan terus melakukan percepatan penanganan kekeringan dengan berharap hujan bisa segera turun," katanya, Jumat (15/9).
Baca juga: 11 Kecamatan di Pacitan Dilanda Kekeringan
Aah mengaku prihatin dengan kondisi kekeringan di 19 dearh itu. Mereka terus melakukan distribusi ari bersih dan penyediaan infrastruktur.
"Kekeringan yang terjadi sekarang mengimbau kepada masyarakat khususnya yang akan pergi ke hutan, untuk senantiasa berhati-hati dari pemicu kebakaran yang memungkinkan terjadi. Karena, kebakaran lahan dan hutan di wilayahnya dikhwatirkan terus meningkat tapi untuk lahan pertanian juga akan diupayakan bersama dinas pertanian mengantisipasi bagi tanaman-tanamab yang masih bisa dimakan untuk tetap hidup," ujarnya.
Baca juga: Hutan dan Lahan di Kalimantan Selatan Terus Terbakar
Menurutnya, penanganan bencana kekeringan di Kabupaten Garut sejak tanggal 28 Agustus hingga 13 September 2023, dari 19 kecamatan yang terdampak kekeringan setidaknya ada sekitar 17.529 Kepala Keluarga (KK) dengan 51.657 Jiwa. Kebutuhan air bersih akan mencapai 3.204.264 liter dengan asumsi 4 liter x jiwa x 14 hari hingga sekarang sudah mendistribusikan air bersih sebanyak 581.000 liter dengan kebutuhan 2.534.080 liter.
"Selama masa tanggap darurat kekeringan ini, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Intan Garut menyediakan sekitar 3.532.000 liter air dengan beberapa unsur terlibat dalam pendistribusian dari BPBD Garut, Disdamkar, Dinas Sosial, Palang Merah Indonesia (PMI) dan pihak lainnya. Akan tetapi, Pemkab Garut terus menggenjot pengerjaan pipanisasi di wilayah terdampak dan untuk sekarang sudah mencapai 13.196 meter, tersebar di 11 lokasi di Kecamatan Balubur Limbangan, Kadungora, dan Cikelet," pungkasnya. (Z-3)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
LIBUR lebaran 2026 terbilang cukup panjang. Kondisi cuaca di beberapa daerah sejak beberapa hari belakangan cukup berfluktuasi.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved