Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Selatan terus terbakar, seiring kondisi kemarau dan udara yang kering akibat pengaruh El Nino. Hingga kini Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) darat dan udara Kasel telah menggelar 1.136 kali operasi pemadaman kebakaran dengan luas hutan dan lahan yang ditangani mencapai 3.080 hektare lebih.
"Karhutla terus terjadi. Satgas Karhutla telah melakukan operasi pemadaman lebih 1.000 kali di lapangan," ungkap Manager Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Ricky Ferdiyanto, Jumat (15/9).
Menurut catatan Pusdalops BPBD Kalsel, luas kawasan hutan dan lahan terbakar yang berhasil ditangani seluas 3.080 hektare lebih dan 184,4 hektare di antaranya berada dalam kawasan hutan. Sementara luas Karhutla sendiri diperkirakan lebih dari 8.000 hektare.
Baca juga: Okupansi Hotel Anjlok 80% Setelah Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo
Jumlah titik api yang terpantau muncul di wilayah Kalsel mencapai 16.106 titik api. Adapun daerah terparah dilanda Karhutla yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin dan Hulu Sungai Selatan. Di Kota Banjarbaru, ibu kota Kalsel luas karhutla seluas 1.124 hektare dan menyebabkan wilayah tersebut diselimuti kabut asap sejak beberapa waktu terakhir.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk penanganan Karhutla. Dirinya juga telah menginstruksikan agar operasi pemadaman karhutla lebih dioptimalkan dengan mendorong keterlibatan semua pihak.
Baca juga: Ogan Komering Ilir Makin Membara, Modifikasi Cuaca Diintensifkan
"Kita berharap hujan segera turun agar karhutla dan kekeringan dapat segera teratasi," ujar Sahbirin di sela-sela kegiatan sholat minta hujan (istisqo) kemarin.
Pantauan Media Indonesia Karhutla terus terjadi di sejumlah wilayah Kalsel, termasuk kawasan lahan gambut di kawasan dekat bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Kebakaran juga telah menghanguskan sebagian tanaman penghijauan revolusi hijau (rehab DAS) di kawasan Tahura Sultan Adam dan daerah lain di Kalsel. (Z-3)
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
CUACA sangat terik di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhir-akhir ini memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin masif.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved