Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS air bersih yang melanda wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada musim kemarau tahun ini terus meluas hingga ke 15 desa di 10 kecamatan. Pada pekan sebelumnya kekeringan hanya terjadi di 10 desa
dalam delapan kecamatan.
Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung pada Rabu (13/9), 10 kecamatan terdampak krisis air bersih adalah Kecamatan Kranggan, Kandangan, Kaloran, Tembarak,
Selopampang, Pringsurat, Bulu, Tlogomulyo, Bejen, dan Candiroto. Sebelumnya, kekeringan hanya melanda delapan kecamatan, yakni Selopampang, Tembarak, Kaloran, Kandangan, Kranggan, Tlogomulyo, Bulu,
dan Bejen.
"Dua kecamatan yang baru melaporkan mengalami krisis air bersih adalah Candiroto dan Pringsurat," ungkap Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Temanggung, Toifur Hadi, Rabu (13/9).
Baca juga: Garut Perpanjang Status Tanggap Darurat Kekeringan Selama 14 hari
Di Kecamatan Candiroto hanya ada satu Puskesmas mengalami krisis air bersih. Di KEcamatan Bejen ada satu dusun dalam satu desa terdampak kekeringan. Di Kecamatan Bulu krisis air bersih melanda satu sekolah, dan di Kecamatan Tlogomulyo selain satu sekolah, krisis air juga melanda satu dusun dalam satu desa.
Wilayah Kecamatan Kranggan memiliki delapan dusun dalam tiga desa terdampak krisis air bersih. Di Kecamatan Kandangan dan Tembarak masing-masing ada dua desa dan satu sekolah mengalami krisis air bersih. Lainnya, di Kecamatan Kaloran ada satu desa, Kecamatan Selopampang ada tiga sekolah, dan Kecamatan Pringsurat terdapat tiga desa dalam satu dusun terdampak kekeringan.
Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Potensi Kekeringan di Sumatra Selatan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung sendiri tahun 2023 ini menganggarkan 151 tangki air bersih untuk disalurkan pada masyarakat di daerah yang terdampak kekeringan. Dana tersebut bersumber dari APBD
tahun ini. Droping air bersih dilakukan menggunakan dua unit armada tangki. Setiap harinya rata-rata disalurkan lima tangki atau seitar 25 ribu liter air bersih ke lokasi kekeringan.
Dari 151 tangki air bersih yang dianggarkan Pemkab Temanggung, lanjut Toifur, hingga saat ini telah tersalur 585 ribu tangki. Distribusi air bersih juga dibantu pihak swasta dengan menggunakan anggaran Coorporate
Social Responsibility (CSR) dengan total penyaluran mencapai 55 ribu liter air bersih. Dengan demikian secara keseluruhan sudah tersalur air bersih sebanyak 128 tangki atau 640 ribu liter air bersih.
"Daerah-daerah terdampak kekeringan masih daerah lama yang biasa mejadi langganan kekeringan tiap kali musim kemarau,"kata Tooifur. (Z-10)
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Di Indonesia, bencana jenis ini menyumbang lebih dari 90% dari total kejadian bencana setiap tahunnya.
Studi terbaru mengungkap fenomena sinkronisasi krisis air global akibat siklus El Niño-La Niña. Bagaimana dampaknya terhadap ketersediaan pangan dunia?
BMKG mengungkap secara spesifik, La Nina lemah masih akan bertahan di Indonesia pada periode Januari-Februari-Maret.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena La Nina diprediksi akan terus terjadi hingga Maret 2026.
Pantau Gambut mengatakan kondisi 2025 masih menunjukkan pola rawan karhutla, terutama di tengah puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved