Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
RAUNGAN sirine mobil barisan pemadam kebakaran yang melaju membelah kepadatan arus lalu lintas di jalan-jalan protokol Kalimantan Selatan, menjadi pemandangan lazim terjadi saat musim kemarau seperti sekarang ini.
Di langit berlatar kabut masyarakat pun dapat melihat hilir mudik helikopter pengangkut keranjang air raksasa melakukan pemadaman lewat udara (water bombing). Seiring kemarau melanda yang dipengaruhi El Nino, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalsel meningkat tajam.
Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, hingga minggu ke dua September 2023 luas karhutla di wilayah ini sudah mendekati 3.000 hektare, dengan jumlah hot spot terpantau di 13 kabupaten/kota mencapai 13 ribu titik.
Data ini jauh lebih kecil dari data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menyebut hingga akhir Juli 2023 saja luas karhutla di wilayah ini sudah 7.483 hektare.
Provinsi Kalsel sendiri telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla dan kekeringan sejak akhir Mei hingga November 2023 mendatang.
baca juga: BNPB: Peningkatan Kejadian Karhutla Akibat Ulah Manusia
Maraknya karhutla di Kalsel ini memunculkan keprihatinan dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Terlebih kondisi kebakaran yang telah
merambah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam serta areal lahan gambut yang memicu bencana kabut asap hingga terganggunya aktivitas penerbangan di bandara Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru.
Terkait hal ini Gubernur Kalsel telah menginstruksikan Satgas Karhutla baik darat dan udara untuk lebih optimal melakukan upaya pemadaman karhutla. Ia juga meminta dukungan instansi terkait, dinas/SKPD dan ASN agar berperan aktif membantu penanganan karhutla, kekeringan dan kabut asap. (N-1)
Pendekatan yang dilakukan BI Kalsel tidak hanya fokus pada aspek digital, melainkan juga dikolaborasikan dengan budaya lokal agar lebih mudah diterima masyarakat.
PEMERINTAH mulai memproses pembebasan tanah warga dua desa terpencil di Kecamatan Peramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan untuk pembangunan bendungan Riam Kiwa.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seiring semakin meningkatnya titik panas
LEBIH dari 850 ribu hektare lahan di luar kawasan hutan atau Area Penggunaan Lain (APL) di Provinsi Kalimantan Selatan belum belum terdaftar, terpetakan, dan belum tersertifikasi secara resmi.
Angka pernikahan dini di Kalsel jauh di atas rata-rata nasional 18%, sementara angka stunting nasional 19,8%.
BPBD akan segera melakukan koordinasi untuk aksi pembasahan lahan gambut terutama di kawasan prioritas (ring satu) sekitar bandara internasional Syamsudin Noor Banjarbaru
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved