Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA alam El Nino yang sedang melanda sebagian daerah di Tanah Air sangat dirasakan petani di Provinsi Aceh. Pasalnya banyak tanaman palawija atau sayuran telah terganggu pertumbuhan hingga menurunkan hasil produksi panen.
Di Kecamatan Simpang Tiga dan Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh misalnya, puluhan hektare (ha) lahan bawang merah terganggu pertumbuhannya. Hal itu diduga karena pengaruh dari el nino dan kekeringan musim kemarau.
Berdasarkan amatan Media Indonesia di Kemukiman Bambi, Kecamatan Peukan Baro, Sabtu (19/8), banyak tanaman bawang merah gagal tumbuh. Sisanya mati karena batangnya layu saat berusia berkisar 10-30 hari.
Baca juga: Jangan Sembrono Ambil Keputusan Impor
Kemudian, sebagian besar biji bawang merah hasil panen tersebut kerdil. Lalu jumlah biji pada umbinya sedikit tidak menyumpal banyak. Belum lagi banyak biji yang terbelah ketika tiba-tiba diguyur hujan.
"Iklim musim panas ini sangat tidak bersahabat. Ada 30% batang bawang mati atau kayu mendadak. Lebih parah lagi debit air sumur krisis sehingga tidak mencukupi saat menyiram bawang" tutur Arif, petani bawang merah di Bambi, Kecamatan Peukan Baro.
Baca juga: 24 Kelompok Tani di Kebumen Buktikan Hasil Pertanian CSA Lebih Produktif
Selain terganggu pertubuhan, hasil produksi panen bawang milik petani di Pidie, kali ini juga anjlok. Dari biasanya hasil panen 1 kg banding 15 kg (1 kg bibit menghasilkan 15 kg bawang), sekarang turun pada kisaran 1 kg banding 12 kg. Bahkan ada yang 1 kg banding 10 kg.
Lebih parah lagi harga bawang merah ditingkat tengkulak sejak dua pekan terakhir turun. Di mana sebelumnya Rp25.000/kg, kini turun menjadi Rp15.000/kg. "Padahal modal yang kami keluarkan lebih besar dari tahun lalu. Karena harga pupuk dan saprodi semakin tinggi," tutur Muslim, petani lainnya. (Z-3)
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved