Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN ribu liter air bersih terus digelontorkan ke desa-desa di berbagai daerah di Pantura Jawa Tengah setelah volume bendungan, waduk, dan sungai menyusut. Bantuan itu disalurkan untuk menyelamatkan tanaman padi petani yang sampai harus membuat sumur bor akibat irigasi juga krisis air.
Dari pantauan Media Indonesia pada Minggu (13/8), kekeringan terjadi di beberapa daerah di Pantura Jawa Tengah dan terus meluas.
Beberapa pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, kepolisian, dan perusahaan swasta terus menggelontorkan bantuan air untuk warga di desa-desa yang mengalaminya kekeringan. "Dari Polres bantuan air bersih capai 20 ribu liter ke desa ini," ujar Maryono, 45, warga Desa Desa Bologarang, Penawangan, Grobogan.
Baca juga: Komisi V DPR Dorong Infrastruktur Daerah untuk Atasi Masalah Kekeringan
Bantuan air bersih rata-rata 10 ribu liter per hari juga disalurkan PMI. Kepala Seksi Pelayanan dan Kemitraan PMI Kabupaten Grobogan Gesit Kristyawan mengungkapkan hingga saat ini ada 25 desa yang mengajukan permintaan bantuan.
Pelaksanaan Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak Agus Nugroho mengatakan guna memenuhi kebutuhan warga, sebanyak 98 tangki air masing-masing berkapasitas 5.000 liter.
"Distribusi air bersih sudah kita saluran di desa-desa tersebar di 14 kecamatan di daerah ini, diperkirakan jumlah desa terlanda kekeringan akan terus bertambah," imbuhnya.
Baca juga: Kekeringan, Ratusan Keluarga di Semarang Terpaksa Jalan Jauh untuk Mandi dan Cuci
Kekeringan juga mengancam petani karena sawah terancam gagal panen. Untuk menyelamatkan padi mereka, terpaksa dibuat sumur bor di sawah dengan mengeluarkan dana Rp30 juta-Rp40 juta seperti yang dilakukan petani di Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.
Sekretaris Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Pati Sudiawan mengatakan pihaknya telah mengajukan surat permohonan kepada pengelola Waduk Randugunting, Blora agar dialirkan air. Pasalnya, 90 persen sawah saat ini mengandalkan air dari waduk itu.
Operator Waduk Seloromo di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati Susanto mengatakan kondisi waduk ini mengalami penyusutan akibat kemarau panjang, sebelumnya volume air capai 9,5 juta meter kubik dan kini hanya 7,2 juta meter kubik, sehingga tidak dapat secara penuh mengaliri 4.600 hektare sawah di lima kecamatan, yakni Gembong, Tlogowungu, Pati Kota, Margorejo, dan Wedarijaksa. (Z-6)
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved