Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 11 anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Lintang Timur Samudera yang kecelakaan dan terombang-ambing di perairan internasional One Fathom Bank, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), Selat Malaka, sejak sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (31/7), berhasil selamat. Mereka dilaporkan telah dievakuasi oleh nelayan KM Timur Mas dan dibawa ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
"Korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan Nelayan KM Timur Mas dan dibawa ke Panipahan selanjutnya akan dibawa melalui jalur darat ke Tanjung Balai Asahan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru Budi Cahyadi, Selasa (1/8).
Budi menjelaskan, hasil akhir operasi SAR kecelakaan Kapal KM Lintang Timur Samudera yang mengalami kebocoran akibat terhempas gelombang di perairan Selat Malaka adalah 11 ABK KM Lintang Timur Samudera dinyatakan dalam keadaan selamat.
Sebelumnya Kantor SAR Pekanbaru memapelkan ke seluruh stockholder baik dari TNI, POLRI, KSOP, VTS dan Kapal Niaga serta nelayan sekitar. Mereka diimbau apabila melalui jalur atau melintas agar membantu untuk mengevakuasi kecelakaan kapal tersebut.
KM Lintang Timur Samudera diketahui berangkat dari Tanjung Balai Asahan membawa hasil pertanian dan hendak menuju Malaysia. Terdapat sebanyak 11 ABK yang turut dalam perjalanan itu.
Adapun daftar 11 ABK KM Lintang Timur Samudera yaitu:
1. Rinaldi Taufiq, 40.
2. Candra Gunawan, 37.
3. Chairul Azhar Lubis, 50.
4. John Harmaini, 61.
5. Hermansyah Sitorus, 41.
6. Ibrahim Dalimunte, 44.
7. Muhmmad Fiqli Suamri, 23.
8. Ibrahim Sitompul, 41.
9. Amrun, 45.
10. Syafrizal, 37.
11. Harun, 44.(RK)
(Z-9)
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas operasi pencarian terhadap dua korban kecelakaan kapal KM Putri Sakinah yang maih hilang.
TIM SAR Gabungan pada operasi pencarian hari ke-11, Senin (5/1), kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah memfokuskan upaya pencarian dengan mengerahkan teknologi Multi Beam Sonar.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Insiden kecelakaan kapal yang menimpa kapal semi pinisi KM Putri Sakinah kembali membuka persoalan serius dalam tata kelola keselamatan wisata bahari di Indonesia.
Kecelakaan kapal wisata di Labuan Bajo merupakan akumulasi dari kebijakan pembangunan pariwisata yang lebih mengejar citra dan angka kunjungan dibandingkan aspek keselamatan manusia.
UPAYA pencarian terhadap korban kapal tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah terus diperkuat dengan menerjunkan penyelam profesional warga negara asing (WNA).
PDI Perjuangan meminta Riau menggeser orientasi pembangunan menuju ekonomi maritim dengan menjadikan Selat Malaka sebagai pusat pertumbuhan
Di pesisir pantai tempat pendaratan ikan kawasan Ujoeng Pi, Laweueng, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie misalnya, puluhan perahu mesin milik nelayan setempat berhenti beraktivitas.
Keresahan para nelayan itu karena gelombang tinggi dan angin kencang tidak menentu arah, sehingga perahu mereka terombang-ambing tidak tentu arah.
HARGA berbagai jenis ikan di Provinsi Aceh sudah sekitar dua bulan terakhir bertahan tinggi.
KKP menangkap satu kapal ikan asing berbendera Malaysia yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Selat Malaka.
KKP berhasil mengamankan lima unit Kapal Ikan Asing (KIA) pencuri ikan yang sedang beraksi di perairan Samudera Pasifik wilayah Sulawesi, dan Selat Malaka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved