Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) hanya dapat ditangani secara maksimal dengan keterlibatan semua pihak termasuk masyarakat. Keberadaan masyarakat peduli api (MPA) di Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi ujung tombak dalam pemadaman karhutla di tingkat tapak.
Hal tersebut dikemukakan Pj Bupati Hulu Sungai Utara, Zakli Aswan, Kamis (20/7).
"Penanganan karhutla harus melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat peduli api. Tidak bisa hanya mengandalkan petugas satgas darat dan udara (water bombing)," ujarnya.
Baca juga: Helikopter Water Bombing Bantuan BNPB Tiba di Kalsel
Peran MPA sangat penting terutama untuk sosialisasi, deteksi dan pemadaman dini sebelum kebakaran meluas. Selain MPA keberadaan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta yang banyak di Kalsel juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pemadaman karhutla.
Dikatakan Zakli saat ini sebagian wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara yang didominasi lahan rawa tersebut mulai terbakar.
Baca juga: Kepala BNPB Ingatkan Pemda untuk Antisipasi Karhutla
Hal serupa juga dikemukakan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel Fatimatuzahra. "Keberadaan MPA sangat penting dan menjadi ujung tombak dalam penanggulangan karhutla di tingkat tapak. Kita terus mendorong terbentuknya lebih banyak MPA," ungkapnya.
Di Kalsel saat ini sudah terbentuk 129 MPA dan tersebar di sembilan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Tahura Sultan Adam. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kalsel, karhutla di Kalsel terus berlangsung. Rabu (19/7), karhutla terjadi di empat daerah meliputi Kabupaten Tanah Laut, Barito Kuala, Hulu Sungai Tengah dan Kota Banjarbaru. (Z-6)
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
CUACA sangat terik di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhir-akhir ini memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin masif.
Sebuah ledakan besar akibat kebocoran gas melanda pemukiman di pusat kota Utrecht, Belanda. Empat orang terluka dan evakuasi warga segera dilakukan.
Damkarmat Kota Kendari mengerahkan tujuh mobil pemadam untuk memadamkan kebakaran yang terjadi sejak pukul 05.18 WITA dan menghanguskan 15 kios, dua ruko, serta satu minibus.
Anggota DPRD DKI Kevin Wu mendesak percepatan investigasi kebakaran di Teluk Gong yang menewaskan 5 orang.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved