Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Selatan Herman Deru mengingatkan tahun 2023 di Wilayah Sumsel akan mengalami kemarau ekstrem. Diakui Herman Deru, kondisi itu akan membuat wilayah di Sumsel akan lebih kering dibandingkan biasanya.
"Namun seperti yang kita tahu bahwa tahun 2023 ini musim kemarau kita akan ekstrem atau cenderung El Nino, sehingga akan lebih kering," kata Herman Deru.
Ia meminta ancaman kemarau ini menjadi perhatian serius agar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tidak sampai seperti kejadian karhutla pada 2015.
Baca juga : Sumatra Selatan Siap Jadi Tuan Rumah Piala U-17
"Peningkatan titik hotspot saat ini sudah kita rasakan, berdasarkan laporan Dinas Kehutanan di Sumsel sudah tercatat lebih dari 1.000 titik hotspot," ungkapnya.
Peningkatan ini sudah terjadi mulai bulan April lalu, dan jumlah itu lebih tinggi dari rata rata bulan April pada tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga : Operasi TMC Sumsel Mampu Tekan Potensi Penambahan Titik Panas
"Walau kita tahu titik hotspot belum tentu juga titik kebakaran, tetapi ini sudah menunjukkan indikasi adanya potensi terjadinya kebakaran hutan," ungkapnya
Ia menjelaskan, selain melakukan pemadaman awal yang dilakukan sehingga kebakaran tidak sampai meluas. Perlu juga upaya pengawasan atau patroli, sosialisasi, dan edukasi bagi masyarakat yang melakukan pembakaran.
"Harapannya Dansub satgas Kabupaten dalam hal ini Bupati dengan menggerakkan potensi yang ada seperti kecamatan atau desa, sehingga terjadinya kebakaran itu dapat di cegah sedini mungkin," katanya.
Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Sumsel Iriansyah mengatakan, ribuan personil gabungan disiapkan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Sementara itu untuk peralatan yang distand by kan seperti kendaraan operasional, mesin pompa, baik pompa apung, pompa jinjing, selang, nozzel, alat pemadam dan lain-lain.
"Kendalanya ketika musim kemarau sulit mendapatkan air. Lalu untuk daerah rawan Karhutla di Ogan Ilir, OKI, Banyuasin dan Musi Banyuasin," pungkasnya. (Z-5)
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved