Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sumatra Selatan Herman Deru mengingatkan tahun 2023 di Wilayah Sumsel akan mengalami kemarau ekstrem. Diakui Herman Deru, kondisi itu akan membuat wilayah di Sumsel akan lebih kering dibandingkan biasanya.
"Namun seperti yang kita tahu bahwa tahun 2023 ini musim kemarau kita akan ekstrem atau cenderung El Nino, sehingga akan lebih kering," kata Herman Deru.
Ia meminta ancaman kemarau ini menjadi perhatian serius agar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tidak sampai seperti kejadian karhutla pada 2015.
Baca juga : Sumatra Selatan Siap Jadi Tuan Rumah Piala U-17
"Peningkatan titik hotspot saat ini sudah kita rasakan, berdasarkan laporan Dinas Kehutanan di Sumsel sudah tercatat lebih dari 1.000 titik hotspot," ungkapnya.
Peningkatan ini sudah terjadi mulai bulan April lalu, dan jumlah itu lebih tinggi dari rata rata bulan April pada tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga : Operasi TMC Sumsel Mampu Tekan Potensi Penambahan Titik Panas
"Walau kita tahu titik hotspot belum tentu juga titik kebakaran, tetapi ini sudah menunjukkan indikasi adanya potensi terjadinya kebakaran hutan," ungkapnya
Ia menjelaskan, selain melakukan pemadaman awal yang dilakukan sehingga kebakaran tidak sampai meluas. Perlu juga upaya pengawasan atau patroli, sosialisasi, dan edukasi bagi masyarakat yang melakukan pembakaran.
"Harapannya Dansub satgas Kabupaten dalam hal ini Bupati dengan menggerakkan potensi yang ada seperti kecamatan atau desa, sehingga terjadinya kebakaran itu dapat di cegah sedini mungkin," katanya.
Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Sumsel Iriansyah mengatakan, ribuan personil gabungan disiapkan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Sementara itu untuk peralatan yang distand by kan seperti kendaraan operasional, mesin pompa, baik pompa apung, pompa jinjing, selang, nozzel, alat pemadam dan lain-lain.
"Kendalanya ketika musim kemarau sulit mendapatkan air. Lalu untuk daerah rawan Karhutla di Ogan Ilir, OKI, Banyuasin dan Musi Banyuasin," pungkasnya. (Z-5)
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved