Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKARELAWAN Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar Sumatra Utara (Sumut) memberikan edukasi tentang tata cara salat dengan Hudhur Al Qalbi kepada jemaah perwiritan di Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut,
Pelatihan tata cara salat dengan menghadirkan hati tersebut ini diisi oleh trainer M. Iqbal.
"Hari ini, Usbat Ganjar Sumur menggelar pelatihan salat dengan hudhur qalbi. Hudhur qalbi ini tata cara yang mana ketika salat kita menghadirkan hati untuk mengingat Allah, mengosongkan hati dari perbuatan selain salat," ungkap Korda Usbat Ganjar Serdang Bedagai Bima Wardani Damanik di sela-sela kegiatan.
Baca juga : Beri Perempuan Milenial Keterampilan, Sukarelawan Ini Gelar Pelatihan Membuat Kue
Bima mengatakan, dalam pelatihan ini, pihaknya mencontohkan gerakan salat yang baik dan benar agar kualitas ibadah para jemaah makin meningkat. Menurut dia, gerakan-gerakan salat ini berimplikasi terhadap ketenangan hati dan kesehatan jasmani dan rohani.
"Dalam pelatihan tadi, ada beberapa gerakan salat. Seperti rukuk secara tumakninah, sujud dengan benar, dan iktidal. Ini berkaitan dengan kesehatan dan ketenangan hati kita," ujarnya.
Baca juga : SMPN 1 Brebes masih Jadi Favorit Bagi Calon Siswa Baru
"Tujuan dari kegiatan ini, perbaikan dalam kualitas ibadah. Karena jarang dilakukan, maka Usbat mengambil tema ini supaya masyarakat bisa lebih memahami bahwa salat itu harus benar," kata Bima.
Dia berharap setelah mengikuti pelatihan ini, masyarakat makin giat beribadah dan menyempurnakan salatnya.
"Kami berharap dengan pelatihan ini, masyarakat lebih mencintai salat dan tidak ada rasa malas untuk melaksanakannya," ujarnya.
Selain itu, edukasi tersebut dapat memberikan semangat dan stimulus kepada warga Sumut untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"Mudah-mudahan, pelatihan ini bisa memberikan motivasi demi kelanjutan dan kualitas ibadah masyarakat di sini," katanya.
Bima menjelaskan, antusiasme masyarakat di desa ini sangat luar biasa. Menurut dia, ini salah satu kegiatan yang baru pertama kali diadakan di Serdang Bedagai.
"Tidak semua orang dapat memahami dan menjabarkan materi dalam pelatihan ini. Karena itu, antusiasmenya sangat baik. Peserta yang hadir lebih dari 100 orang," katanya.
Usbat Ganjar Sumut juga memberikan pengeras suara dan tikar untuk menunjang kegiatan ibadah bagi jemaah perwiritan di desa tersebut.
Mereka juga mendoakan bakal calon presiden (bacapres) dari PDIP Ganjar Pranowo mampu memimpin Indonesia pada 2024-2029.
Sementara itu, Samsuri, 34, peserta pelatihan tata cara salat dengan hudhur al qalbi, menyambut baik dan positif pelatihan yang diadakan Usbat Ganjar ini.
"Pelatihan tata cara salat yang tadi diajarkan cukup bagus untuk mengedukasi kami bahwa gerakan salat itu tidak seperti yang kami lakukan sehari-hari," ungkapnya.
Menurut Samsuri, gerakan salat yang diajarkan pemateri cukup membuatnya memahami bagaimana salat agar khusyuk dengan menghadirkan hati agar kualitas ibadahnya meningkat.
"Tadi gerakan salat yang diajarkan ustaz cukup bagus. Untuk membuat salat kami menjadi khusyuk dan badan pun sehat. Kemudian, mendapatkan ketenangan hati dan mengenal lebih dalam ajaran Islam," katanya.
Samsuri mengatakan dirinya diajari cara iktidal hingga sujud yang benar. "Seperti iktidal, berdiri tegak dan menarik nafas yang dalam, serta sujud secara benar dan sempurna," katanya.
Dia berharap kegiatan seperti ini bisa dilangsungkan di beberapa tempat di Sumut sehingga manfaatnya bisa dirasakan
"Harapannya acara ini bisa berguna bagi kami para pemuda dan ibu-ibu untuk mendalami agama. Semoga pelatihan tata cara salat hari ini bisa digelar di beberapa daerah dan dirasakan manfaatnya," ujarnya. (RO/Z-5)
Upaya menekan angka stunting kembali diperkuat lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang digelar di Desa Seibamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara.
Bantuan dari berbagai pihak mengalir untuk Eviana, 46, dan Putri Nurhaliza, 25, korban angin puyuh di Dusun XV, Desa Pekan, Tanjung Beringin, Sergai, Sumatra Utara.
Menurut Mendikdasmen, bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana, pembelajaran digital, serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
Sementara itu, Koordinator SPMS, Susanto, mengapresiasi kesediaan Bupati untuk menemui langsung para pekerja.
program tiga juta rumah adalah peluang emas untuk menghadirkan kehidupan yang lebih berkualitas, khususnya bagi warga di wilayah yang masih menghadapi kekurangan infrastruktur dasar
Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan kesempatan yang tepat untuk merefleksikan diri serta mempererat silaturahmi.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved