Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya menyebarkan kesadaran akan pentingnya pencegahan stunting, sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar mengadakan penyuluhan yang inovatif dan bermakna bagi kaum ibu di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut).
Korda TGS Ganjar Langkat, Ronal Efendi Hasibuan menuturkan dalam penyuluhan ini diajarkan bahwa pencegahan stunting bukan hanya sebuah tugas medis, tetapi juga sebuah panggilan agama yang harus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami mengadakan pelatihan tentang stunting secara islami," kata Ronal.
Baca juga : GGM Jatim Pererat Ukhwah Islamiyah Warga Probolinggo Lewat Pentas Seni Musik Islami
Ronal menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan pencegahan stunting.
TGS Ganjar berharap kerja sama semua pihak dalam pencegahan stunting dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kab. Langkat, Sumut.
Baca juga : Srikandi Ganjar Jateng Selenggarakan Kelas Kerajinan Tangan dari Stik Es Krim
"Kami berharap masyarakat disini tercegah dari stunting," ucapnya.
Ronal berharap masyarakat yang telah mengikuti pelatihan dapat menjadi agen perubahan dalam komunitas mereka, menyebarkan informasi dan pengetahuan yang mereka peroleh kepada keluarga dan teman-teman mereka.
Ustaz Sudar yang menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut memaparkan, stunting dapat dicegah di antaranya dengan memberikan asupan makanan yang halal, baik dan sehat.
Sebab penting memberikan asupan makanan yang sehat, halal, memperhatikan gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Lalu stunting dapat dicegah dengam memberikan pendidikan tentang usia pernikahan yang ideal.
Kemudian, menekankan pada kesehatan ibu untuk menjaga kesehatan mereka sendiri sebagai langkah penting dalam pencegahan stunting, serta mempertimbangkan jumlahnya anak.
Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan yang baik dan antusias dari para ibu yang hadir. Mereka mengapresiasi langkah TGS Ganjar dalam mengadakan kegiatan yang menggabungkan aspek agama dalam pencegahan stunting.
Salah seorang peserta pelatihan, Emi Sri Mulatsih mengatakan pelatihan ini sangat menginspirasi, dan tentunya akan melaksanakan apa yang sudah disampaikan dalam pelatihan tersebut.
"Sangat baik, bagus acaranya," ucap Ketua Majelis Taklim Nurul Iman, Dusun 13 Tanjung Mulia tersebut. (RO/Z-5)
Kegiatan meliputi pemetaan kebutuhan warga terdampak, pengelolaan dan pendistribusian paket logistik, serta pendampingan kepada perangkat desa dan relawan lokal.
Mengusung tema Cinta Tanpa Syarat, sekolah di Langkat yang baru berdiri kurang dari satu tahun ini tidak hanya merayakan Natal secara seremonial.
Dampak banjir dan longsor yang melanda Desa Lama Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, masih dirasakan warga hingga kini.
Presiden menyatakan akan terus memantau perkembangan pemulihan dari hari ke hari hingga kondisi benar-benar pulih.
Korban banjir di Kecamatan Tanjungpura, Langkat, mulai terjangkit penyakit di posko pengungsian. Warga mengeluhkan demam, batuk, dan kondisi buruk lainnya
Seruan itu menjadi bentuk desakan dari HMI agar Polri segera mengambil langkah tegas dalam menumpas premanisme yang selama ini meresahkan.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved