Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Lumbung Pangan binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Garut, Jawa Barat melakukan panen raya jagung. Panen raya yang berlangsung Kamis (8/6) tersebut dilakukan di lahan pertanian seluas 20 hektare di Kampung Legok, Desa Mulyajaya Banjarwangi, Garut, Jawa Barat yang dikelola oleh Kelompok Mentari Pagi Darussyifa. Untuk panen raya perdana ini kelompok petani yang berjumlah 50 orang tersebut berhasil memanen jagung jenis Hibrida R7 sebanyak 7 ton per hektare atau total sekitar 140 ton.
Panen Raya dihadiri oleh Ketua Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, M.Si, Bupati Garut Dr H Rudy Gunawan, MH, MP, Wakil Bupati Garut H dr Helmi Budiman, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, H Anang Jauharuddin, M.M.Pd, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Garut Abdullah Efendi beserta Pimpinan.
Ketua Baznas RI Bidang Pengumpulan Rizaludin Kurniawan mengatakan Baznas menyambut baik panen raya jagung yang dilakukan oleh petani mustahik di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Menurut Rizal, keberhasilan para petani yang ditunjukkan dengan panen raya ini menunjukkan komitmen dan tanggung jawab terhadap dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah disalurkan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.
"Kami sangat bersyukur atas keberhasilan para petani jagung di Kabupaten Garut yang dibuktikan dengan panen raya. Para petani binaan Baznas ternyata mampu menjaga kepercayaan para muzaki yang telah menyalurkan dananya melalui Baznas," kata Rizal dalam keterangan yang diterima, Senin (12/6).
Rizal menambahkan, Baznas terus menyalurkan bantuan permodalan salah satunya melalui program Lumbung Pangan di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Garut. Menurutnya, Indonesia merupakan negara agraris yang jika dikelola dengan baik dapat menumbuhkan kemandirian masyarakat terutama mustahik di bidang pangan.
"Jawa Barat memiliki lahan pertanian yang cukup luas, tanah yang subur, serta sumber daya alam yang beraneka ragam juga berlimpah. Inilah yang dimanfaatkan Baznas dengan memberi modal usaha dan pembinaan terhadap petani mustahik agar bisa mencapai tujuan kemandirian di masa depan," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Garut Rudy Gunawan mengucapkan terima kasih kepada Baznas serta seluruh pihak yang mendukung kemandirian ekonomi para petani binaan di Garut. Sedangkan Ketua Baznas Kabupaten Garut Abdullah Effendi mengatakan, program Lumbung Pangan Baznas RI bagi para petani jagung dan pendampingannya di Garut sudah berjalan sejak Desember 2022.
Program Lumbung Pangan merupakan program pemberdayaan ekonomi bagi mustahik pedesaan di bidang pertanian melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan. Dalam program ini mustahik didorong untuk membentuk kelompok usaha yang mampu mengelola produktivitas, kualitas, dan kontinuitas pasokan produk pertanian.
"Kelompok Mentari Pagi Darussyifa di Desa Mulyajaya dampingi Baznas mengelola lahan seluas 50 hektare. Pendampingan terhadap para petani akan dilakukan selama 2-3 tahun agar mereka secara teknis mampu membudidayakan komoditas pertanian sesuai standar," jelas Abdullah. (RO/R-2)
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Di bawah kepemimpinan Addin, GP Ansor bahu membahu menggerakkan aktivitas pangan melalui Banser Patriot Ketahanan Pangan.
Indonesia menutup 2025 dengan capaian penting di sektor pangan, khususnya jagung.
Secara gizi, jagung kaya akan karbohidrat, serat, vitamin B, serta mineral seperti magnesium dan fosfor, sehingga baik untuk sumber energi dan kesehatan tubuh.
Di Banyuwangi, Jawa Timur, sosok Boimin atau akrab disapa Pak Bo dikenal sebagai petani yang tekun, bijak, dan dermawan ilmu.
Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Latif Usman memimpin kegiatan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di lahan seluas 2,7 hektare di Kabupaten Sragen.
Tahun ini, produksi jagung meningkat 1,5 juta ton dibanding tahun lalu.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membuka keran impor untuk sejumlah komoditas strategis, beras, jagung, gula konsumsi, dan garam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved