Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BARU-baru ini viral di media sosial aksi perundungan terhadap dua pelajar oleh 10 orang temannya. Diketahui aksi perundungan tersebut terjadi di wilayah Cicendo, Bandung dan melibatkan anak SD dan SMP.
Komisioner Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono menyampaikan kekhawatirannya ada pola gangster di kalangan pelajar.
Dia melihat peristiwa di Cicendo, Bandung. Tampak pola-pola kelompok terorganisir di kalangan anak-anak yang memungkinkan bertumbuh menjadi kelompok tawuran di masa mendatang.
Baca juga : Enam Anak Pelaku Perundungan di Bandung Diperiksa Polisi
“Kalau kita lihat video tayangan perundungan itu kan ada yang seniornya, ada yang mengorganisir sehingga korban dipukuli secara bergantian oleh seniornya ini. Mereka dipanggil satu-satu, si A pukul, nanti satu lagi pukul dan seterusnya. Kalau sudah begitu pasti ada kelompok. Memang bukan gangster seperti yang di film-film. Tetapi kelompok yang terorganisir ini bisa tumbuh dan melakukan aksi kekerasan yang lebih parah lagi,” kata dia kepada Media Indonesia, Minggu (11/6).
Baca juga : Dua Siswa SMP di Bandung Jadi Sasaran Perundungan Teman-Teman
Kegiatan anak saling kumpul berujung tindakan negatif perlu dicegah bersama. Apalagi kegiatan tersebut diikuti dengan tindakan kekerasan satu sama lain.
“Kalau untuk yang positif, anak-anak berkelompok, tidak masalah. Tetapi kan ini mereka mengajak teman-temannya untuk membully teman yang lain. Ada ketersinggungan sedikit pakai kekerasan. Ini yang kita harus cegah,” tambahnya.
Aris mengingatkan agar para orangtua memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal. Dia berpendapat perilaku kekerasan yang ada pada anak selain dari tontonan dan pengaruh media sosial, pengasuhan dari orangtua dan lingkungan masyarakat juga berperan penting.
“Saya kira memang anak-anak ini membutuhkan perhatian lebih. Anak-anak perlu dibina, didampingi setiap kegiatannya. Penyebab perilaku kekerasan pada anak ini memang kompleks, tetapi bukan berarti kita tidak bisa mencegahnya,” pungkas dia. (Z-8)
Ditjen Polpum Kemendagri menggandeng sekolah di Kota Cirebon untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan mencegah ekstremisme berbasis kekerasan di kalangan pelajar.
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) menggelar kegiatan Ramadan Youth Camp 2026 di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau peta sebaran kualitas tanah, mendapatkan rekomendasi perbaikan lahan, serta meninjau perubahan kesehatan tanah secara berkala.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar usia 15-17 tahun, yang masih berada di bawah angka nasional.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Setelah putusan etik ditetapkan, pelaku akan langsung dikembalikan ke wilayah hukum Polres Tual untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum pidana.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved