Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghadiri kelulusan pelajar dan halal bihalal santri di Yayasan As Sahro, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Selasa (30/5) siang.
Pada kesempatan itu, Ganjar menyampaikan kepada para lulusan untuk terus menggali potensi diri dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat.
Menurutnya, para lulusan harus menguasai literasi digital agar dapat mengimbangi penguasaan teknologi dalam menelusuri informasi.
Baca juga : Silaturahmi Tokoh Agama-Seniman Tangerang, Ganjar: Mari Rawat Kebhinekaan
"Mereka menghadapi situasi yang tidak mudah, maka keseriusan dalam belajar penting menggunakan teknologi digital, sehingga literasi digital juga penting," ujar Ganjar.
Tak hanya mendorong pelajar, Ganjar juga meminta pihak sekolah agar dapat mendampingi siswanya agar kelak para pelajar dapat beradaptasi dengan dunia luar.
Baca juga : Ganjar Ajak HIPMI Optimalkan Program Ekonomi Pesantren Cetak Wirausaha Baru
Lebih jauh, Ganjar berharap para lulusan dapat membuat kreasi dan inovasi untuk berkompetisi. Sehingga kemampuan diri yang didapat selama sekolah bisa dikembangkan secara optimal.
"Kalau mereka bisa menguasai itu (teknologi), mereka tidak akan dikuasai oleh alat itu sehingga kita harapkan kepada guru termasuk sekolahnya untuk bisa selalu update, bisa mendampingi siswanya sehingga kelak mereka lulus akan menjadi manusia yang hebat," kata Ganjar.
Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga tidak lupa menyampaikan pesan ke siswa agar selalu ingat orang tua dan meminta doa serta restu dari orang tua.
Pasalnya, kata Ganjar, peran orang tua dalam mengantarkan kesuksesan bagi anak-anak begitu penting. Sehingga orang tua harus dihormati agar dapat menjadi anak yang membanggakan.
"Hubungan anak dan orang tua menjadi begitu penting. Mereka tidak akan sukses tanpa doa orang tua," tutur Ganjar. (RO/Z-5)
MELUASNYA lahan kritis di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dinilai sebagai indikator kegagalan pengelolaan lingkungan yang berlangsung dalam jangka panjang.
POLSEK Kalikajar bersama Tim Resmob Polres Wonosobo berhasil mengamankan seorang Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sesama perangkat desa.
Langkah deteksi dini dan pencegahan dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan.
POLRES Wonosobo, Jawa Tengah berupaya mengantisipasi kemacetan di jalur wisata ke Dieng saat musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Letkol Inf Yoyok Suyitno menyampaikan bahwa pengamanan Nataru merupakan agenda rutin tahunan yang memerlukan perhatian ekstra.
Letkol Yoyok Suyitno mengajak warga untuk merenungi kondisi bangsa yang sedang berduka di beberapa titik lokasi bencana.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Rata-rata orang Amerika mengecek HP 140 kali sehari. Pakar kognitif sarankan teknik Deep Reading untuk lawan misinformasi dan stres akibat doomscrolling.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved