Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menghadiri halal bihalal bersama Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Jawa Tengah. Halal bihalal dilakukan di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang.
Di hadapan ratusan anggota HIPMI yang hadir, Ganjar mendorong HIPMI untuk mampu menjadi penggerak program Ekonomi Pesantren atau Ekotren yang dijalankan Pemprov Jawa Tengah.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga : Ganjar Pranowo Mampu Pikat Pemilih Kritis
"Pak Wagub sedang menyiapkan programnya, Ekotren atau ekonomi pondok pesantren kita gerakkan. Kalau hari ini mereka bisa berdampingan, bekerja sama dengan HIPMI tentu banyak pelajaran yang bisa didapat," ujar Ganjar usai acara.
Ganjar menyampaikan, pentingnya program Ekotren selain memberdayakan santri untuk ikut menaikkan perekonomian daerah, juga untuk merangkul pesantren agar dapat menyesuaikan perkembangan zaman.
Baca juga : Ziarah Qubro di Masjid Agung Banten, Ganjar Disambut Ribuan Kiai Sepuh hingga Santri
Selain itu, HIPMI juga diharapkan bersana pemerintah dapat terus bersinergi untuk memberikan pelatihan dan pendampingan agar lebih banyak enterpreneur muda yang lahir.
Pasalnya, kata Ganjar, enterpreneur muda saat ini baru berada di angka 4 persen, sedangkan untuk mengoptimalkan peningkatan perekonomian setidaknya butuh 14 persen pengusaha muda.
"Saya berharap kawan-kawan HIPMI yang lagi berkumpul bisa mendorong, mengajari, mendampingi pengusaha muda bisa tumbuh seperti startup dan enterpreneur baru karena kita masih sedikit sekali (pengusaha muda), belum sampai 4 persen," kata Ganjar.
Gubernur Jawa Tengah dua periode itu juga menuturkan, lahirnya lebih banyak enterpreneur muda juga untuk mencapai kemandirian ekonomi, khususnya ekonomi di daerah.
Ganjar mengharapkan, HIPMI dengan kekuatan struktural dapat menjadi wadah generasi muda yang ingin menjadi pengusaha.
"Kita harapkan nanti muncul pemuda-pemuda yang lebih banyak untuk menjadi enterpreneur, itu kita butuhkan apalagi kita butuh mandiri dari sisi ekonomi, maka perlu diciptakan lebih banyak lagi pengusaha muda," ucap Ganjar. (RO/Z-5)
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
Raya Local Market dirancang sebagai platform kolaboratif yang mempertemukan UMKM dengan jejaring usaha yang lebih luas.
Kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir dinilai turut memengaruhi mobilitas masyarakat.
Sekjen BPP Hipmi Anggawira menghadirkan dua buku yang membahas seputar arah kebijakan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
Hipmi diminta turut aktif dalam menumbuhkan inovasi serta menciptakan lapangan kerja baru.
KONDISI industri tekstil saat ini telah mendapat perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan untuk melarang perdagangan thrifting atau pakaian bekas impor.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved