Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH banyak menerima keluhan akibat banyaknya jalan rusak yang disebabkan banjir rob, pekerjaan perbaikan jalur pantura Semarang-Demak dikebut. Ditargetkan proyek itu rampung akhir tahun.
Kritik datang tidak hanya dari warga pengguna jalan, bahkan salah satu ulama, yakni Mustofa Bisri (Gus Mus) ikut melontarkan kritik saat terjebak banjir saat melintas ruas pantura Semarang-Demak pertengahan Mei lalu.
'Pemandangan jalan Sayung (antara Semarang-Demak) malam hari difoto saat macet, sambil menahan pipis,' tulis Gus Mus di akun Instagramnya pada Senin (15/5) dengan menyertakan sebuah foto banjir di jalur yang dilaluinya.
Baca juga: Banjir Rob Menjadi Ancaman Serius untuk Area Wisata di Pantura
Laporan jalan rusak pernah dilontarkan langsung kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau wilayah itu. Ganjar saat itu bersama Bupati Demak Eisti'anah langsung melihat kondisi kerusakan yang dimaksud.
"Kira tidak tahu kalau tidak ada laporan, bersama pemerintah daerah kita akan turunkan petugas patroli untuk memantau jalan," kata Ganjar.
Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen 3.1 Provinsi Jawa Tengah (BBPJN Jateng-DIY) Hadi Suprayitno mengatakan tiga titik proyek pekerjaan jalan di Jalur Pantura Semarang-Demak saat ini dikerjakan ditarget rampung akhir tahun.
Ketiga proyek pekerjaan rekonstruksi jalan, lanjut Hadi Suprayitno, yakni Sayung KM 9+800-KM 11+150 bagian kanan/kiri, Sidogemah di KM 11+650-KM12+200 bagian kiri dan Onggorawe KM 13+000-KM13+400 bagian
kiri bertujuan untuk mengatasi banjir rob merendam jalan pantura Semarang-Demak. "Kita targetkan 150 meter pengecoran per hari," imbuhnya.
Baca juga: Rob di Semarang Sebabkan Banyak Perusahaan Pindah dari Pantura
Proses perbaikan jalan tidak hanya berlangsung di pantura Semarang-Demak, di Pekalongan perbaikan jalan juga berlangsung di beberapa lokasi seperti Jalan Patimura, Binagriya, Slamaran dan jalan raya di depan Pasar Banyuurip.
"Pemkot Pekalongan menghabiskan anggaran Rp8 miliar untuk pemeliharaan dan rehabilitasi sejumlah ruas jalan rusak," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekalongan Bambang Sugiarto.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati Riyoso mengatakan berusaha mengoptimalkan perbaikan ataupun pemeliharaan jalan, namun keterbatasan anggaran menjadi persoalan utama masalah ini.
'Kami mengusulkan dana alokasi khusus (DAK) hingga Instruksi Presiden (Inpres) untuk menuntaskan persoalan kerusakan jalan itu," katanya. (Z-6)
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Para pelaku lalu mengedarkannya dengan membelanjakan di pasar-pasar tradisional di Demak, Jawa Tengah.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved