Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)memberikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sebagai Provinsi Terbaik Pertama dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2023.
Sebelumnya, Jateng juga menjadi Provinsi Terbaik Pertama PPD Tahun 2019 dan 2020.
Capaian PPD tiga kali berturut-turut itu sekaligus membuat Jateng mencetak hatrick sebagai Provinsi Terbaik Pertama pada PPD, untuk kategori perencanaan dan pencapaian terbaik tingkat provinsi.
Baca juga: Peningkatan Layanan Kesehatan di Jawa Tengah Era Ganjar Pranowo Bikin Warga Puas
Dalam keterangan, Selasa (16/6) di Puri Gedeh, Kota Semarang, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan, raihan PPD 2023 untuk Jateng menunjukkan keberhasilan Pemprov Jateng dalam menjalankan fungsi kepemerintahan, khususnya keberhasilan reformasi birokrasi.
"Saya bahagia, saya bangga karena beberapa kali penghargaan diberikan dalam sekian tahun, itu menunjukkan indikasi reformasi birokrasi kita berjalan, ini indikasi kawan-kawan ASN dia memperbaiki diri, melakukan inovasi dan kemudian menunjukkan performance terbaiknya," ujar Ganjar.
Baca juga: Peningkatan Layanan Kesehatan di Jawa Tengah Era Ganjar Pranowo Bikin Warga Puas
Adapun indikator-indikator yang ditentukan Bappenas untuk daerah yang menerima PPD, antara lain penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD), kualitas dokumen RKPD, pencapaian pembangunan daerah (target daerah, progres dan wilayah setara) dan inovasi pembangunan.
Bappenas Lakukan Tiga Tahapan Penilaian
Bappenas juga melakukan tiga tahap penilaian sebelum menetapkan daerah terbaik, yakni tahap penilaian dokumen RKPD, tahap presentasi dan wawancara, hingga terakhir tahap verifikasi.
Baca juga: Bersama Ganjar dan Gibran, Menteri Hadi Deklarasikan Surakarta sebagai Kota Lengkap
Berdasarkan hal itu, Jatwng memiliki capaian indeks pembangunan manusia (IPM) lebih baik melalui kebijakan daerah pada penyelenggaraan pendidikan secara luas, pembangunan kesehatan serta kualitas pembangunan perempuan dan anak.
Jawa Tengah juga dinilai memiliki RKPD yang komperhensif dan konsistensi, antara evaluasi dengan isu-isu strategis yang terjadi di 35 kabupaten dan kota di Jateng.
Baca juga: Bentrok Kelompok Pemuda Dua Desa di Brebes, Satu Tewas
"Yang lebih substantif kemudian mari kita tunjukkan seluruh penghargaan itu dalam bentuk yang lebih konkret. Komplain publiknya lebih cepat direspons dan kualitasnya ditingkatkan," kata Ganjar.
Lebih lanjut, Bappenas RI juga memberikan penghargaan khusus kepada Pempov Jateng. Sebab di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo, Jawa Tengah diakui sebagai Provinsi yang Memulai Inisiasi Awal untuk Sirkular Ekonomi.
Penghargaan khusus itu diberikan untuk Pemprov Jateng, tak lepas dari keseriusan Ganjar dan seluruh jajarannya untuk komitmen mengembangkan penerapan energi baru terbarukan atau EBT.
Hal itu terlihat dari banyaknya jumlah desa mandiri energi (DME) di Jawa Tengah yang saat ini telah berjumlah 2.353 DME.
Seluruh DME tersebut terdiri dari 2.167 DME inisiatif, 160 DME berkembang dan 26 DME mapan.
Ganjar pun memberikan apresiasi untuk seluruh jajarannya atas kemampuan terbaik yang telah diberikan, sehingga capaian yang ditoreh berbanding lurus dengan kinerja pemerintahan Jateng.
Baca juga: Ganjar Kucurkan Rp1,6 Miliar untuk Korban Rob Demak Bangun Rumah
"Saya menyampaikan terima kasih dan dengan penghargaan ini jangan berpuas diri. Tetap layani yang terbaik, makin bagus, makin sistematis dan mungkin mesin, peralatan bisa dipakai untuk jauh lebih mempercepat komplain," ucap Ganjar.
Sebagai informasi, Bappenas juga menobatkan Kabupaten Temanggung sebagai Kabupaten Terbaik Pertama kategori Perencanaan dan Pencapaian Tingkat Kabupaten. Selain itu, Kota Semarang juga meraih penghargaan dari kategori serupa untuk tingkat kota. (RO/S-4)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi kepulangan 100 warga asal Jateng yang terdampak banjir di wilayah Sumatra.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengirimkan bantuan kemanusiaan bernilai Rp1,3 miliar guna mendukung percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatra.
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyiapkan bantuan rumah layak huni bagi penduduk yang terdampak bencana tanah longsor di Cilacap
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendesak Kementerian Pekerjaan Umum membangun kolam retensi di wilayah Genuk dan Sayung. Ia juga mengatakan rencana pembangunan giant sea wall
Satgas MBG di semua daerah diminta untuk segera melakukan evaluasi atas pelaksanaan program ini, dan aparat kepolisian diminta lakukan menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada Bupati, Wali Kota, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Jawa Tengah untuk tidak menaikkan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved