Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah ingar-bingar dan keramaian pendaftaran bakal calon anggota
legislatif (bacaleg), sejumlah sosok menarik diusung partai politik.
Di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, misalnya, tokoh ternama bernama Aswin Helmi Arditianto, 40, ada dalam daftar bacaleg usungan Partai NasDem. Warga asal Desa/Kecamatan Tahunan, itu, merupakan penyandang disabilitas.
Selama ini, nama Aswin cukup dikenal warga. Ia menjadi aktivis yang memberi perhatian terhadap nasib warga disabilitas di Jepara.
Aswin merupakan satu-satunya penyandang disabilitas yang maju sebagai bacaleg dalam persaingan merebut kursi di DPRD Jepara. Dia akan
bertarung di daerah pemilihan (dapil) V, meliputi Kecamatan Pecangaan,
Kalinyamatan dan Batealit.
"Dicalonkannya Aswin merupakan komitmen Partai Nasdem merangkul dan
menyuarakan orang-orang yang terpinggirkan," kata Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Jepara Pratikno.
Pencalonan Aswin, tambahnya, juga sebagai upaya untuk memastikan Perda Kabupaten Jepara tentang disabilitas benar-benar berjalan
dengan baik, sehingga ke depan tidak ada lagi warga yang terpinggirkan.
Buka warung
Aswin tinggal di Desa Tahunan, yang dikenal sebagai kawasan produksi mebeler dan ukiran Jeparah. Dia sederhana dengan membuka warung sembako di rumahnya.
"Saya maju sebagai bacaleg Partai NasDem karena partai ini banyak memberikan peluang dan kesempatan. NasDem juga berpihak pada warga seperti saya ini," ungkap Aswin.
Untuk maju dalam pemilu legeslatif 2024, Aswin mengaku sudah mengantongi modal Rp10 juta. "Dana itu untuk operasional kampanye nanti."
Soal motivasi maju dalam kontestansi, dia mengaku ingin memperjuangkan hak-hak para penyandang dissabilitas yang selama ini masih termarjinalkan, sehingga keberadaan orang sepertinya dapat diakui di tengah warga normal lainnya.
"Di daerah ini ada 5.000 orang disabilitas. Tapi, pemerintah hanya mencatat sekitar 1.000 orang. Untuk itu perlu ada wakil yang memperjuangkan kehidupan mereka," tegas Aswin. (N-2)
Proses hukum kini difokuskan pada dua tersangka yang telah ditahan dan satu penyuplai yang masih dalam pengejaran.
POLISI memeriksa pemilik usaha dalam kasus tewasnya 5 warga setelah menenggak minuman keras atau miras oplosan di Jepara. Korban miras oplosan bertambah
Kepolisian Jepara juga masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus minuman keras oplosan tersebut, yakni dengan melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
Predator seksual asal Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Safiq, 21, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara untuk kembali disidangkan.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved